Warga Pesantren Diajak Pertahankan Nilai Pancasila
Kamis, 2 Juni 2016 | 23:47 WIB
Ogan Ilir - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa), Marwan Jafar menegaskan, Pancasila merupakan dasar negara bagi seluruh masyarakat Indonesia termasuk warga pesantren.
"Pesantren di Indonesia secara sah dan meyakinkan ikut serta mengembangkan nilai-nilai Pancasila, bukan nilai-nilai yang lain. Landasan kita adalah Pancasila, dan tidak ada paham yang lain. Pemerintah sudah mengeluarkan Kepres bahwa 1 Juni adalah hari lahirnya pancasila, dan hari libur nasional," kata Marwan dalam kunjungannya di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiyah Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, Kamis (2/6).
Keberadaan pesantren di Indonesia, kata Marwan, telah terbukti mampu membentengi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kehadiran pesantren juga berhasil menciptakan kedamaian dan ketenangan negara, dibandingkan dengan Negara di Timur Tengah yang rawan terjadi perang.
"Pesantren juga selalu mengakomodasi dengan keadaan-keadaan yang terus berkembang. Namun, yang lebih penting adalah pesantren juga tidak lupa dengan misi dasarnya, tidak lupa dengan asas dasar, dan tidak lupa dengan ajaran-ajaran dasarnya," ujarnya.
Lebih lanjut Marwan mengatakan, pemerintah saat ini telah berkomitmen untuk membangun Indonesia melalui desa-desa. Pemerintah, kata dia, memberikan jamina bahwa program-program pemerintah termasuk dana desa, merupakan program yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.
"Dana desa yang dikucurkan pemerintah adalah upaya menggelorakan pembangunan yang beradilan. Pengucuran dana desa sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur, yakni negara yang makmur dan sejahtera," terangnya.
Dalam kesempatan ini, Marwan mengajak seluruh Kepala Desa (Kades) khususnya di lingkungan Kabupaten Ogan Ilir, agar dapat menggunakan dana desa dengan sebaik-baiknya.
"Dana desa kalau berhasil digunakan dengan sebaik-baiknya oleh para Kades, masyarakat desa ikut sejahtera. Mari Kita Gunakan dana desa untuk mewujudkan Indonesia yang baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




