Indonesia Terbuka 2016
Ihsan Tumbang, Indonesia Tanpa Gelar
Sabtu, 4 Juni 2016 | 17:48 WIB
Jakarta – Satu-satunya harapan Indonesia yang tersisa Ihsan Maulana Mustofa harus menelan kekalahan di babak semifinal Indonesia Terbuka Super Series 2016. Ihsan harus mengakui ketangguhan pebulutangkis Malaysia Lee Chong Wei 9-21, 18-21 dalam pertandingan yang dimainkan di Istora, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6).
Ini menjadi kekalahan pertama Ihsan atas pebulutangkis peringkat kedua dunia itu dalam pertemuan pertamanya. Dengan kekalahan ini maka Indonesia dipastikan hampa gelar.
Peluang Ihsan untuk bisa mengalahkan Chong Wei memang sudah diprediksi akan berat. Di gim pertama, penampilan agresif Ihsan masih bisa dibendung Chong Wei yang menampilkan pertahanan terbaik. Serangan balik Chong Wei melalui smes keras yang menukik ke area kosong beberapa kali tak kuasa dibendung Ihsan.
Sempat mampu mengimbangi permainan Chong Wei di awal pertandingan, Ihsan kemudian mulai tertinggal 2-4, lalu melebar menjadi 3-11. Gim pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan Chong Wei 21-9.
Di gim kedua, Ihsan yang tampil agresif juga tak mudah menaklukkan Chong Wei. Beberapa kali smes-smes yang dilancarkannya masih dengan mudah dikembalikan Chong Wei. Malahan Ihsan melakukan kesalahan sendiri dimana banyak bola pukulannya keluar.
Di awal pertandingan Ihsan kembali sempat mampu mengimbangi permainan Chong Wei. Sempat tertinggal 5-7, Ihsan kemudian mampu menyamakan skor menjadi 7-7 lalu menyalip unggul 8-7.
Namun setelah itu kendali skor kembali dikuasai Chong Wei dengan unggul 12-9. Ihsan yang terus bermain agresif mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 11-13. Ihsan sempat unggul 17-15, namun kemudian mampu disamakan menjadi 17-17. Setelah itu Chong Wei berbalik unggul dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-18.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




