Sahur Bareng Sinta Nuriyah, Djarot Tekankan Pentingnya Kebersihan di Pasar Ampera
Kamis, 9 Juni 2016 | 08:19 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat melakukan sahur keliling bersama Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, isteri Presiden RI ke 4. Sahur keliling kali ini dilakukan di halaman Pasar Ampera, Jalan Pondasi, Kampung Ambon, Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur.
Saat sahur bersama ratusan warga dikawasan Kampung Ambon, Djarot meminta warga dapat mengelola sampah dengan baik, tidak membuang sampah sembarangan dan membersihkan saluran air. Sehingga aroma sampah yang tercium di Pasar Ampera dapat dikurangi.
"Kurangi aroma sampah di pasar ini. Caranya, kelola sampah dengan baik. Pilah sampah mana yang bisa diolah kembali. Lalu jangan buang sampah atau limbah pasar di saluran air sekitar pasar ini. Kondisi ini bikin aroma sampah jadi memenuhi pasar ini," kats Djarot di Pasar Ampera, Kampung Ambon, Jakarta Timur, Kamis (9/6) dinihari.
Diakuinya kondisi Pasar Ampera juga kurang memadai. Karena itu, ia berjanji bangunan, termasuk kantor pengelola pasar akan diperbaiki sehingga layak digunakan untuk tempat jual beli.
"Kantornya kurang bagus. Jadi kita akan perbagus pasar, beserta kantornya. Tidak hanya itu kita akan membangun rusunawa untuk para pedagang," ujarnya.
Mantan Wali Kota Blitar ini merasa bersyukur karena dilibatkan dalam kegiatan Sahur Keliling oleh Yayasan Puan Amal Hayati.
Menurutnya, sahur dapat diisi dengan kegiatan positif bukan kegiatan negatif yang berujung pada tawuran antar warga seperti yang terjadi di Jatinegara pada Senin (6/6) lalu.
Apalagi kegiatan ini diikuti warga bukan umat muslim saja, tapi warga dari agama lain turut dalam kegiatan sahur keliling ini.
"Secara substansi kegiatan ini merupakan wujud toleransi umat beragama sebagai satu bangsa, semangat kebhinekaan dan membangun karakter untuk membantu kaum duafa," terangnya.
Ketua Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI), Nia Sjarifudin mengatakan kegiatan sahur keliling merupakan program rutin yang dilakukan oleh istri Presiden RI ke-4, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dengan yayasannya, Puan Amal Hayati, sejak tahun 2000 saat Gus Dur masih menjabat sebagai presiden.
"Dalam melaksanakan kegiatan ini, Puan Amal Hayati selalu bermitra dengan berbagai pihak. Misalnya kelompok lintas iman & lembaga swadaya masyarakat seperti ANBTI. Kegiatan ini kita lakukan mulai pukul 02.00 sampai 04.00 Wib," kata Nia.
Dengan mengangkat tema, "Dengan Puasa, Kita Tingkatkan Kearifan dan Keteguhan Iman", kegiatan ini menyasar kepada kaum dhuafa, pedagang pasar, kelompok lintas iman dan masyarakat sekitar Pasar Ampera.
Selain sahur keliling, pihaknya juga melakukan soft launching pembentukan bank sampah atas kerja sama warga RW 017, Kelurahan Kayu Putih bersama pengelola dan pedagang Pasar Ampera.
"Bank sampah diharapkan jadi mediator dalam penanggulangan problem sampah atau kebersihan. Diharapkan berdampak bagi kesehatan lingkungan juga untuk meningkatkan kemandirian dengan beragam kegiatan sosial bagi anak-anak, ibu-ibu hamil, lansia dan tentunya upaya meningkatkan kerukunan warga Kayu Putih dan sekitarnya," terangnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




