Posisi Ahok Dinilai Lebih Menguntungkan Lewat Jalur Independen
Minggu, 12 Juni 2016 | 18:08 WIB
Medan - Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI), Gandi Parapat mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), lebih diuntungkan jika maju pemilihan kepala daerah (Pilkada) lewat jalur independen.
"Peluang Ahok menang lewat jalur independen jauh lebih besar jika melalui jalur partai politik. Sebab, jika Ahok maju melalui perahu partai, pendukungnya bisa meninggalkannya," ujar Gandi Parapat kepada Suara Pembaruan, di Medan, Minggu (12/6) petang.
Ditambahkan, keuntungan Ahok maju lewat jalur independen karena Partai Nasdem dan Hanura juga menyatakan dukungan tanpa syarat. Artinya, Ahok didukung kedua partai itu karena berhasil membuktinya kinerjanya membangun Jakarta.
"Kami sudah melakukan penjajakan di Jakarta. Jika Ahok berhasil memenangi pilkada DKI maka dapat dipastikan akan membawa pengaruh di setiap pilkada di daerah, termasuk di Sumut. Pilkada DKI itu seakan pertarungan antara rakyat dengan partai politik," sebutnya.
Menurutnya, Ahok pun dipastikan sulit melaksanakan program pemerintahan jika berhasil memenangkan pilkada di DKI tersebut. Sebab, anggota DPRD dipastikan berusaha untuk melakukan penjegalan, khususnya lewat penggunaan anggaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




