Sentimen Brexit Picu Penguatan Bursa Asia Pagi Ini
Senin, 20 Juni 2016 | 08:12 WIB
Tokyo- Bursa saham Asia pada awal perdagangan Senin pagi (20/6) menguat karena meningkatnya ekspektasi pemungutan suara Inggris tetap bertahan di Uni Eropa (UE) sehingga memberikan sentimen penguatan pound sterling dan bursa Asia.
Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang, pagi ini naik 0,4 persen.
Jepang Nikkei N225 naik 1,5 persen, didukung penguatan yen. Sementara bursa saham Australia naik 0,3 persen dan bursa Korea Selatan Kospi KS11 naik 1 persen.
Tiga jajak pendapat di Inggris menjelang referendum keanggotaan Inggris Uni Eropa pada 23 Juni menunjukkan Inggris akan tetap bertahan di Uni Eropa. Keluarnya Inggris dari UE atau Brexit dinilai akan mengguncang perekonomian dunia dan Inggris sendiri. Mayoritas dunia menginginkan agar Inggris bertahan di UE.
Berdasarkan survei terakhir yang dilakukan YouGov untuk harian Sunday Times, dukungan untuk Inggris bertahan di Uni Eropa (UE) unggul tipis 44 persen-43 persen dibanding dengan dukungan untuk keluar dari UE.
Bursa pasar global bulan ini memantau perkembangan Brexit. "Sulit untuk berpikir bahwa pasar akan lebih tenang terutama karena kampanye Brexit dan jajak pendapat," tulis ahli strategi di ANZ.
Komoditas, harga minyak mentah memperpanjang kenaikan karena meredanya kekhawatiran Brexit dan melemahnya dolar AS sehingga membantu penguatan komoditas setelah enam hari berturut-turut menurun.
CLc1 mentah AS naik 0,6 persen menjadi US$ 48,27 per barel dan minyak mentah Brent loc1 naik 0,55 persen menjadi US$ 49,44 per barel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




