Sekjen Gerindra Sesalkan Penyanderaan WNI Kembali Terulang
Jumat, 24 Juni 2016 | 21:33 WIB
Jakarta - Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyesalkan penyanderaan terhadap 7 Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Filipina Selatan. Insiden yang sama telah tiga kali terjadi.
"Ini kejadian yang berulang, di tempat yang sama oleh orang yang sama. Sudah dua kali orang Indonesia disandera orang yang sama di tempat yang sama. Kita ini kejeblos, kesandung, dalam lubang yang sama. Ini sudah tiga kali terjadi," ujar Muzani di Jakarta, Jumat (24/6).
Penyanderaan pertama dan kedua dilakukan oleh kelompok militan bersenjata, Abu Sayyaf. Total korban dalam insiden tersebut berjumlah 14 orang ABK.
Penyanderaan terakhir, meski belum dipastikan apakah dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf atau bukan, berjumlah 7 orang. Kelompok ini, saat beraksi juga melengkapi diri dengan senjata api.
"Kenapa terus berulang, jangan sampai keempat, kelima. Berarti ada yang eggak beres pada saat pembebasan. Bukannya pembebasan itu menjadi sukses? Pertama membebaskan, kedua menghentikan ini. Ini berulang, berarti jangan-jangan kita ini menjadi komoditas," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




