BPOM Semarang Temukan Takjil Mengandung Pewarna Tekstil
Selasa, 28 Juni 2016 | 12:30 WIB
Semarang- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang menemukan jajanan takjil mengandung bahan pewarna tekstil. Temuan itu merupakan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan BPOM Semarang belum lama ini.
Sidak dilakukan pada jajanan takjil yang dijual oleh anak-anak muda di Jalan Pahlawan dan di depan Masjid Agung Kauman Semarang, menjelang buka puasa. Dari hasil sidak, ditemukan kue lapis berwarna merah mengandung bahan kimia berbahaya rodhamin atau pewarna tekstil.
Kepala Bidang Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Semarang, Edeltrudis Rukmini mengimbau agar masyarakat jeli dalam membeli makanan dan minuman untuk berbuka puasa. "Bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh manusia bisa menyebabkan kerusakan pada organ tubuh seperti ginjal dan jantung," kata dia di Semarang Selasa (28/6).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




