Pengguna Jalan Tol Diimbau Waspadai Titik Kecelakaan di Kawasan Merak
Kamis, 30 Juni 2016 | 08:24 WIB
Serang - Pengelola jalan tol Tangerang-Merak dalam hal ini PT Marga Mandalasakti (MMS) mengimbau kepada pemudik untuk mewaspadai titik kecelakaan ketika memasuki kawasan Merak. Berdasarkan hasil penelitian pihak Kepolisian dan PT MMS, di ruas jalan menuju Merak sering terjadi kecelakaan.
Direktur Teknik dan Operasi PT MMS, Sunarto Sastrowiyoto mengatakan, di jalur tol Jakarta-Merak tidak memiliki black spot kecelakaan. Namun, yang sering terjadi kecelakaan di daerah menjelang Merak karena di wilayah tersebut masih dalam kondisi gelap.
"Penelitian dilakukan pada black area ruas-ruas tertentu pada jarak per 20 kilometer. Kalau penyebab kecelakaan terjadi dikarenakan pengemudi mengantuk dan kelelahan," katanya, kepada wartawan, Rabu (29/6).
Lebih lanjut Sunarto memprediksi, volume kendaraan arus mudik Idul Fitri 2016 akan mengalami peningkatan sebesar 5,5 persen dari tahun sebelumnya.
"Diprediksi akan terjadi peningkatan volume lalu lintas sebesar 5,5 persen dari tahun lalu, dengan puncak arus mudik di tahun ini pada H-5 sampai dengan H-3 dan puncak arus balik H+1 sampai dengan H+3 serta arus wisata H+2 dan H+3," kata Sunarto.
Sebagai antisipasi peningkatan lalu lintas, kata Sunarto, MMS sudah siap dengan skema pengaturan lalu lintas, antara lain pada antrean Merak, penumpukan kendaraan di Jalan Cikuasa Atas.
"Kami mengimbau bagi pengguna jalan tol untuk beristirahat di Km 43 dan Km 67 arah Merak, atau pengalihan kendaraan ke gerbong tol Cilegon Barat. Sementara itu, untuk antrean di pintu tol Serang Timur, pengalihan kendaraan ke pintu tol Serang Barat dan untuk antrean Cilegon Timur, pengalihan kendaraan ke pintu tol Cilegon Barat.
Sementara itu, jumlah penumpang arus mudik yang melewat Terminal Terpadu Merak (TTM) sudah mulai terlihat mengalami peningkatan lima persen pada Rabu (29/6) atau H-7 Lebaran. Para penumpang yang didominasi menggunakan bus ini melewati TTM, lalu berjalan kaki menuju Pelabuhan Merak.
Salah satu petugas TTM, Iwan Yuhendra mengatakan hari biasanya kondisi normal penumpang yang berada di TTM mencapai sekitar 1.000 orang. Namun, pada H-7 Lebaran sudah mengalami peningkatan kendati belum terlalu signifikan.
Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di TTM, pihak pengelola menyiapkan sebanyak 520 armada bus reguler dan 100 bus cadangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




