Start di Posisi Ke-19, Ini Komentar Rio Haryanto
Minggu, 3 Juli 2016 | 11:04 WIB
Semarang - Pembalap nasional tim Manor Racing Rio Haryanto akan memulai start pada posisi ke-19 pada race kesembilan lomba balap mobil Formula Satu di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (3/7) waktu setempat.
Pembalap Mercedes GP, Lewis Hamilton bakal start terdepan di GP Austria ini. Pembalap Inggris ini menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi, Sabtu, (2/7). Rekan setimnya, Nico Rosberg menempati posisi kedua dalam lomba di Sirkuit Red Bull Ring.
Hamilton mencatat waktu 1 menit 07,922 detik. Dia menggungguli Rosberg dengan waktu 1 menit 08,465 detik. Rosberg sendiri sempat mengalami kecelakaan pada sesi latihan bebas terakhir. Pembalap Jerman itu menabrak dinding pembatas.
Nico Hulkenberg juga mendapatkan hasil bagus. Pembalap tim papan tengah Force India itu menempati urutan ketiga. Pembalap Ferrari Sebastian Vettel Ferrari harus puas start dari posisi 4. Vettel sempat tampil menjanjikan setelah menjadi pembalap tercepat di sesi latihan terakhir.
"Pekerjaan yang luar biasa dari seluruh anggota tim untuk membawa kami ke kualifikasi kedua," kata Rio Haryanto seperti yang disampaikan Media Relations Cep Goldia.
Posisi start ke-19 dicapai pebalap asal Solo, Jateng, tersebut setelah pada babak kualifikasi yang dimainkan di tempat yang sama pada Sabtu (2/7) waktu setempat berhasil menempati posisi ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 8,026 detik.
Pembalap berusia 23 tahun tersebut mengakui ada yang disayangkan dalam babak kualifikasi ini karena tidak memiliki kesempatan untuk memperbaiki lap time pada akhir kualifikasi pertama.
"Sayang sekali saya tidak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki lap time saya di akhir Q1, karena tentu ada lebih banyak potensi dari mobil. Saya tidak mendapatkan lintasan yang kosong di stint kedua jadi saya mencatatkan lap time di stint ketiga setelah bendera merah, tapi kemudian bendera kuning keluar dan kami harus membatalkan lap," katanya.
Rio Haryanto berharap pada race kesembilan bisa berharap bisa lebih baik lagi.
"Kami tentu telah banyak berusaha menuju balapan ini jadi kecepatan kualifikasi kami adalah kejutan yang menyenangkan, tapi saya pikir saya akan lebih nyaman dengan mobil dalam modus balapan. Kami secara bertahap membuat langkah yang baik dengan meningkatkan performa mobil dan saya pikir kami bisa memiliki balapan yang baik besok," katanya.
Sementara itu rekan satu timnya, pembalap asal Jerman Pascal Wehrlein bakal memulai start pada posisi ke-12 karena pada babak kualifikasi dia mampu menempati posisi tersebut dengan catatan waktu 1 menit 7,7 detik "Perasaan yang luar biasa bagi saya dan seluruh tim. Saya merasa sangat bangga atas diri kami hari ini dan ini adalah ukuran dari seberapa keras kami semua telah bekerja dan hasil yang bagus untuk usaha itu," kata Wehrlein.
Pascal sempat membuat hasil yang bagus pada kualifikasi pertama. "Pertama-tama, lap saya di Q1 sangat bagus. Itu adalah kualifikasi yang hampir sempurna. Strategi yang baik sekali," katanya.
"Kami selalu menjadi salah satu mobil pertama yang turun ke lintasan dan semuanya berjalan lancar di Q1, meskipun ada bendera merah dan bendera kuning yang mengganggu ritme kami. Kemudian pada Q2 saya mencatatkan lap time di stint pertama saya dengan ban supersoft. Kami beralih ke ban ultrasoft tapi pada saat itu hujan datang dan tidak ada cara untuk memperbaiki catatan waktu. Saya kira mudah saja untuk berbicara, tetapi jika saja tidak ada hujan, bahkan Q3 mungkin dapat dicapai hari ini," katanya.
Ia mengatakan, pada lomba Minggu ceritanya bakal berbeda. "Kami kesulitan dengan degradasi ban dalam balapan dan kami sedikit tidak memiliki downforce belakang pada saat ini, yang memberatkan kondisi ban belakang. Prakiraan cuaca akan menjadi sedikit tak terduga, jadi mudah-mudahan dapat mengubah situasi dan membantu kami. Rencana saya adalah untuk mengemudi setiap lap secepat mungkin dan melihat di mana kami akan berada," katanya.
Sementara itu Direktur Balap Manor Racing Dave Ryan mengatakan, seluruh tim boleh bangga dengan hasil yang dicapai saat ini. "Ini adalah refleksi dari kerja keras yang besar baik di markas maupun lintasan. Pascal melaju fantastis dan sangat senang dengan lap yang sempurna - di Q1 dan Q2," ungkap Ryan.
"Lap time Q2 Pascal lebih mengesankan karena dicatatkan dengan ban supersoft. Rio pastinya sedikit tidak beruntungan hari ini. Rio tidak memiliki trek yang kosong untuk stint kedua dan dengan adanya bendera kuning ia tidak bisa memperbaiki kesempatan ketiganya juga, tapi jelas masih banyak yang tersimpan darinya dan saya yakin ia akan sangat termotivasi untuk balapan besok," katanya.
"Besok adalah hari yang lain lagi; balapan membawa tantangan-tantangan spesifik tersendiri dan itu akan menjadi sangat sulit, tapi kami siap untuk itu dan kami akan melakukan yang terbaik," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




