Hadapi Kimura, Chris John Pakai Gaya "Counter Boxer"
Jumat, 16 Maret 2012 | 21:41 WIB
Dalam gaya bertinju itu, Chris John pada intinya akan menunggu lawan untuk menyerang, kemudian secara cepat membalas lawan.
Petinju pemegang gelar super champion kelas bulu WBA, Chris John, akan menerapkan gaya "counter boxer" dalam menghadapi petinju Jepang, Shoji Kimura, pada pertarungan perebutan gelar di Marina Bay Sands, Singapura, 5 Mei mendatang.
"Saya tetap akan memakai gaya bertarung saya sendiri yaitu counter boxer, saat menghadapi Kimura yang cenderung memiliki gaya bertarung boxer," kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, malam ini.
Menurut petinju dengan julukan The Dragon tersebut, dalam gaya bertinju itu, dirinya akan menunggu lawan untuk menyerang, kemudian secara cepat membalas lawan. "Saya akan menunggu dia menyerang, tetapi secara cepat saya akan membalasnya," katanya.
Ketika ditanya apakah dirinya sejauh ini sudah mendapatkan rekaman pertarungan Kimura, petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut mengatakan, sampai kini belum mendapatkannya. "Craig Christian (pelatih dan manajer) sedang mengupayakan untuk mendapatkan rekaman pertarungan Shoji Kimora, supaya bisa dipelajari dengan detail," katanya.
Petinju dengan rekor bertarung 46 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut, mengatakan bahwa sekarang ini tahapan latihannya masih pada peningkatan fisik. "Satu hingga dua minggu ini saya masih latihan peningkatan fisik, kemudian setelah itu (masuk) ke latihan teknik dengan mitra latih tanding," kata petinju yang terakhir kali menang dengan angka mutlak atas petinju Ukraina, Stanyslav Merdov, di Australia, 30 November 2011 itu.
Menurut petinju yang sudah memegang gelar juara dunia selama sembilan tahun tersebut, ada dua petinju yang direncanakan akan menjadi teman latih tandingnya. "(Tapi) Saya belum tahu nama dua petinju yang akan menjadi teman latih tanding saya itu," ujar Chris John yang kini berlatih di Sasana Herr's Gym, Australia.
Petinju pemegang gelar super champion kelas bulu WBA, Chris John, akan menerapkan gaya "counter boxer" dalam menghadapi petinju Jepang, Shoji Kimura, pada pertarungan perebutan gelar di Marina Bay Sands, Singapura, 5 Mei mendatang.
"Saya tetap akan memakai gaya bertarung saya sendiri yaitu counter boxer, saat menghadapi Kimura yang cenderung memiliki gaya bertarung boxer," kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, malam ini.
Menurut petinju dengan julukan The Dragon tersebut, dalam gaya bertinju itu, dirinya akan menunggu lawan untuk menyerang, kemudian secara cepat membalas lawan. "Saya akan menunggu dia menyerang, tetapi secara cepat saya akan membalasnya," katanya.
Ketika ditanya apakah dirinya sejauh ini sudah mendapatkan rekaman pertarungan Kimura, petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut mengatakan, sampai kini belum mendapatkannya. "Craig Christian (pelatih dan manajer) sedang mengupayakan untuk mendapatkan rekaman pertarungan Shoji Kimora, supaya bisa dipelajari dengan detail," katanya.
Petinju dengan rekor bertarung 46 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut, mengatakan bahwa sekarang ini tahapan latihannya masih pada peningkatan fisik. "Satu hingga dua minggu ini saya masih latihan peningkatan fisik, kemudian setelah itu (masuk) ke latihan teknik dengan mitra latih tanding," kata petinju yang terakhir kali menang dengan angka mutlak atas petinju Ukraina, Stanyslav Merdov, di Australia, 30 November 2011 itu.
Menurut petinju yang sudah memegang gelar juara dunia selama sembilan tahun tersebut, ada dua petinju yang direncanakan akan menjadi teman latih tandingnya. "(Tapi) Saya belum tahu nama dua petinju yang akan menjadi teman latih tanding saya itu," ujar Chris John yang kini berlatih di Sasana Herr's Gym, Australia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




