Pilot Heli yang Jatuh di Sleman Meninggal Dunia

Sabtu, 16 Juli 2016 | 07:30 WIB
FE
JS
Penulis: Fuska Sani Evani | Editor: JAS
Petugas melakukan evakuasi Helikopter jenis Bell 2015 yang jatuh di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta, 8 Juli 2016. Antara/Hendra Nurdiyansyah
Petugas melakukan evakuasi Helikopter jenis Bell 2015 yang jatuh di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta, 8 Juli 2016. Antara/Hendra Nurdiyansyah

Yogyakarta - Setelah sempat dirawat selama delapan hari di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Hardjolukito, pilot helikopter jatuh pada Jumat (8/7) di Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Kapten CPN Titus Benekditus Sinaga meninggal dunia pada Jumat (15/7).

Humas Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Hardjolukito, Mayor Sus Wartono, Jumat (15/7) mengatakan, Kapten CPN Titus Benekditus Sinaga meninggal pukul 13.00 WIB akibat luka parah di bagian kepala dan menderita patah tulang belakang.
Jenazah akan disemayamkan di Mako Puspenerbad Semarang dan diberangkatkan dari Yogyakarta pada Jumat (15/7) pukul 17.00 WIB.

Diketahui, dari enam penumpang helikopter milik Angkatan Darat tersebut, tiga korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Kapten Titus meninggalkan seorang isteri bernama Putri Yosefa dan seorang anak laki-laki yang masih balita.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon