Menhan: Abu Sayyaf Pecah Lokasi Penyanderaan WNI
Senin, 18 Juli 2016 | 19:03 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengemukakan kelompok Abu Sayyaf memecah lokasi keberadaan sandera Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berada di Panamao, Filipina Selatan yang terdiri atas tujuh orang. Sisanya tiga orang berada di Pulau Lapac.
"Kondisi saat ini, tujuh berada di Panamao. Tiga lainnya berada di Pulau Lapac," kata Ryamizard di Jakarta, Senin (18/7).
Ia menjelaskan, pemecahan tersebut diduga bertujuan menghindari deteksi aparat keamanan dan memudahkan perpindahan. Selain itu, untuk mengambil keuntungan dengan mengajukan dua tuntutan tebusan secara berbeda.
Menurut Ryamizard, kesepuluh sandera itu dibawa pengawasan dan penjagaan tiga kelompok. Namun, semuanya adalah bagian dari kelompok Abu Sayyaf.
Dia menegaskan, Angkatan Bersenjata Filipina sedang menuntaskan gerakan separatis Abu Sayyaf. Mereka mengerahkan 10.000 pasukan militer, sesuai perintah Presiden baru Filipina, Rodrigo Duterte. "Sudah ada 40 orang yang tewas dan puluhan luka-luka," tegasnya.
Terkait keterlibatan Indonesia dalam operasi militer untuk membebaskan sandera, dia menjelaskan, masih perlu dibahas secara detail dalam pertemuan antarmenteri Pertahanan di Kuala Lumpur, Kamis (21/7). Pihaknya masih menunggu pertemuan tersebut.
"Apakah nanti kita membantu menutup dari selatan, itu akan dibicarakan besok Kamis," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




