Pengacara Jessica Pertanyakan Kenapa Biji Kopi Tidak Diperiksa

Kamis, 21 Juli 2016 | 21:08 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (kedua kiri) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta.
Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (kedua kiri) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Jakarta-Pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mempertanyakan, kenapa sisa biji kopi di ruang Barista tidak diperiksa. Karena bisa saja asal racun sianida dari biji kopi Kafe Olivier.

"Kok di gelas diperiksa, tapi biji kopi sisa tidak diperiksa. Ini dari hulu tidak diperiksa. Harusnya diperiksa juga, sehingga pemeriksaannya menyeluruh," ujar Otto, dalam sidang lanjutan kasus kopi beracun di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (21/7).

Otto pun menegaskan, apakah sisa kopi yang ada di barista disita. "Kami mau bertanya kepada jaksa melalui yang mulia, apakah sisi biji kopi disita?" tanya Otto.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardito menjawab, tidak. "Tidak yang mulia," katanya.

Sebelumnya, saksi Rangga Dwi saputro mengatakan, setiap membuat pesanan kopi, barista menggunakan kopi fresh yang digiling. Pada saat kejadian, masih ada sisa biji kopi yang belum digiling.

Otto menegaskan, selama ini persidangan fokusnya selalu kepada apakah Jessica memasukan sianida ke dalam gelas. Sehingga yang digali seputar apa yang ada di dalam gelas.

"Padahal, kita tidak pernah tahu dari mana asalnya kopi, dari mana asalnya air. Sisa air teko kan ada. Sehingga yang harusnya diperiksa juga apakah air itu ada sianida apa tidak. Kemudian ada sisa (biji) kopi yang digiling diperiksa tidak," jelasnya.

Menurutnya, tidak adil ketika gelas kopi pesanan Jessica diperiksa, namun asal kopi dan asal air tidak diperiksa.

"Kalau ini enggak diperiksa berarti enggak fair dong pemeriksan ini. Kok di gelas diperiksa, tapi kopi dan air sisa tak diperiksa. Sehingga enggak mungkin kita bisa mendapatkan kebenaran materiil dalam perkara ini," tegasnya.

Otto pun menyimpulkan, tidak ada bukti yang akurat dalam kasus ini. Tidak ada bukti yang menyebut Jessica memasukan barang ke dalam gelas.

"Kenapa tak dilakukan pemeriksaan yang fair. Kok hanya di gelasnya Mirna, sedangkan dari hulunya tak diperiksa," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon