APLN Genjot Pengembangan Orchard Park di Batam

Sabtu, 23 Juli 2016 | 19:58 WIB
B
FH
Penulis: BeritaSatu | Editor: FER
Ilustrasi.
Ilustrasi. (BSMH)

Jakarta - Perusahaan pengembang properti, Agung Podomoro Land (APLN) mengembangkan Orchard Park, proyek hunian menengah atas berkonsep one stop green living, yang berlokasi di Batam Center untuk memenuhi kebutuhan investor di kawasan tersebut.

"Dengan bergabungnya Indonesia ke dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), banyak pengembang properti yang membangun hunian di Batam. Mereka melihat Batam memiliki lokasi strategis sebagai gerbang dengan Singapura dan Malaysia," kata Asisten Vice President Strategic Marketing Residential APLN, Agung Wirajaya di Jakarta, Sabtu (23/7).

Agung melihat, Batam memiliki potensi yang sangat bagus apalagi pemerintah telah berkomitmen untuk menjadikan wilayah ini sebagai kawasan investasi dan turisme. "Orchard Park yang kami bangun diharapkan menjadi pusat bisnis bagi investor dan pelaku usaha," kata dia.

Pembeli Orchard Park, kata Agung, sebanyak 50 persen merupakan warga Kepulauan Riau (Kepri), serta sebagian lagi warga luar Kepulauan Riau.

"Pembeli tertarik membeli unit di Orchard Park karena beragam fasilitas pendukung yang disediakan seperti pusat kebugaran, kolam renang, perkantoran, ruko dan mall," tambahnya.

Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam mengungkap pada triwulan pertama 2016 realisasi penanaman modal asing (PMA) tercatat 62 proyek dengan total nilai 392 juta dolar AS. Jumlah itu naik dibanding periode sama tahun 2015 yang hanya membukukan 47 proyek dengan nilai investasi 204 juta dolar AS, kata Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono.

Batam merupakan daerah nomor tiga kunjungan wisatawan asing, setelah Bali dan Jakarta, memberikan kontribusi 15 persen untuk wisman nasional. Tidak ada bandara di daerah Sumatera yang sesibuk Batam, bahkan Kuala Namu (Medan) sekalipun. Lebih dari 130 perusahaan galangan kapal yang beroperasi di Tanjung Uncang, Kabil, Sekupang dan Batuampar. Batam telah mengalahkan Surabaya, sebagai kota yang sebelumnya mempunyai galangan kapal terbesar di Indonesia.

Dijelaskan, banyaknya tenaga kerja asing akan mendorong meningkatnya kebutuhan tempat tinggal yang berstandar internasional dan sesuai dengan tingkat ekonomi dan kualitas hidup ekspatriat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon