Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Masuki Tahap Lelang
Selasa, 26 Juli 2016 | 07:21 WIB
Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, mengatakan pembangunan Pasar Induk di Jalan Soekarno Hatta saat ini sudah memasuki tahap pelelangan.
"Ada dua perusahaan yang kini ikut lelang investasi yang dinyatakan lulus dalam tahap pra kualifikasi," kata Kepala Bagian Pembangunan Setda Pekanbaru Firman Eka Putra di Pekanbaru, Selasa (26/7).
Ia menjelaskan setelah melalui proses tersebut, langkah selanjutnya memasukan penawaran kontrak kerja.
"Lelang kali ini agak beda dengan lelang lainnya, pesertanya harus lulus tahap pemberkasan, setelah itu baru baru bisa memasukkan penawaran," kata Eka.
Dia mengatakan lelang investasi pembangunan Pasar Induk berbeda dengan pengadaan kontrak kerja yang lainnya.
Kelulusan pada tahapan prakualifikasi, katanya, ditetapkan oleh Penyedia Jasa Tenaga Kerja (PJTK) dalam hal ini Wali Kota Pekanbaru.
"Untuk lelang Pasar Induk saat ini sudah masuk pada tahap II yakni masuk penawaran," katanya.
Ia mengatakan lelang Pasar Induk yang dilakukan Pemkot Pekanbaru bukan yang pertama kalinya, Sebelumnya, lelang tahap pertama telah dibuka 28 Desember hingga 15 Januari 2016, akan tetapi hanya ada tiga peserta yang mendaftar. Namun untuk lelang yang kedua kalinya diikuti dua peserta.
Mengenai kapan pengumumam pemenang, pihaknya menargetkan akan selesai dalam dua bulan mendatang.
"Karena evaluasinya agak lama tidak seperti lelang biasa," katanya.
Ketika disinggung terkait dengan minimnya peminat peserta lelang, dia mengatakan suatu hal yang wajar, karena syarat yang diberlakukan lumayan berat.
"Syaratnya agak berat, karena kami tidak memilih kontraktor namun investor sehingga harus ada pengalaman pengurusan pasar, memiliki aset sekian miliar. Itu di antaranya persyaratan yang diterapkan," katanya.
Pasar Induk akan dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau.
Pembangunannya diperkirakan menelan biaya Rp88 miliar dengan lama pengerjaan 18 bulan. Pasar itu, nantinya diproyeksikan menjadi pusat bongkar muat bahan kebutuhan pokok masyarakat Pekanbaru, menggantikan lokasi di pinggir Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Ahmad Yani yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




