PDIP Hargai Keputusan Ahok Maju Lewat Parpol

Rabu, 27 Juli 2016 | 21:34 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
Basuki Tjahaja Purnama resmi memilih jalur pencalonan dalam Pilgub DKI Jakarta, 27 Juli 2016.
Basuki Tjahaja Purnama resmi memilih jalur pencalonan dalam Pilgub DKI Jakarta, 27 Juli 2016. (BeritaSatu Photo/Bhakti Hariani)

Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghargai keputusan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 melalui jalur partai politik.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan, Gembong Warsono mengatakan partainya menghargai dan menghormati sikap dan keputusan yang diambil Basuki yang menempuh jalur partai politik dalam Pilgub DKI 2017. Ahok sendiri secara resmi telah mengantongi surat dukungan dari tiga partai politik. Ketiganya adalah Partai Golkar, Nasdem dan Hanura.

"Menghargai dan menghormati sikapnya Ahok (Basuki)," kata Gembong saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (27/7).

Lantas, apakah keputusan Basuki ini membuat partai berlambang banteng moncong putih ini gentar dalam menghadapi Basuki beserta tiga partai pendukung dan Teman Ahok? Dengan tegas Gembong mengatakan, PDIP adalah partai yang besar, partai pemenang pemilu dan partai yang siap bertarung.

Kondisi politik yang seperti ini sudah biasa dihadapi oleh PDIP. Dan nyatanya dilapangan, kata Gembong, partainya selalu dapat bertahan, bahkan mengalami kemenangan dalam Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah di DKI Jakarta, pada tahun 2012 dan 2014.

"Ya nggak lah. PDI Perjuangan sudah terbiasa dengan hal itu. Jadi nggak mungkin (takut) lah," tegasnya.

Gembong menekankan, meski pada prinsipnya PDI Perjuangan menghargai keputusan Basuki, namun tidak membuat partainya menyerah begitu saja. Tetapi pihaknya saat ini sudah menentukan langkah kedepan untuk memenangkan Pilgub DKI 2017.

"Prinsipnya menghargai sikapnya Ahok. Dan langkah partai kedepan tentunya, kami sedang mencermati dinamika politik yang berkembang di Jakarta ini kedepan. Juga menjalin komunikasi dengan partai-partai politik lain dalam rangka menggalang kekuatan," jelasnya.

Ketika ditanya, kapan PDI Perjuangan akan mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusungnya, Gembong mengungkapkan PDI Perjuangan tidak mau terburu-buru.

"PDI Perjuangan itu mengumumkannya bisa last minute (menit terakhir). Kan PDI Perjuangan tanpa berkoalisi pun bisa mengusung sendiri. Tetapi bisa juga berkoalisi dengan partai lain. Maka tidak perlu buru-buru," paparnya.

Diakuinya, saat ini DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta sedang mengelar rapat. Namun, dirinya membantah rapat tersebut digelar berkaitan dengan keputusan Basuki maju melalui jalur partai politik.

"Ah nggak. Ini rapat rutin saja. Enggak ada yang khusus yang perlu dibahas," kilahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon