Basuki Sebut Parpol dan Teman Ahok Satu Visi

Rabu, 27 Juli 2016 | 21:51 WIB
B
FH
Penulis: BeritaSatu | Editor: FER
Victor Laiskodat saat berbicara dalam acara Halal Bihalal Relawan dan Parpol Pendukung Ahok di Markas Teman Ahok, di Pejaten, Jakarta Selatan
Victor Laiskodat saat berbicara dalam acara Halal Bihalal Relawan dan Parpol Pendukung Ahok di Markas Teman Ahok, di Pejaten, Jakarta Selatan (Suara Pembaruan/Bhakti Hariani)

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, akhirnya memilih maju dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta melalui jalur partai politik (Parpol). Bagi Ahok, maju melalui jalur Parpol ataupun independen bersama Teman Ahok adalah sama saja.

"Iya, sama saja karena visinya sama dan apa yang dilakukan Teman Ahok ini sangat hebat. Mereka bisa mendorong partai politik untuk segera membuat surat rekomendasi dukungan dalam waktu yang sangat cepat. Anak-anak muda ini luar biasa," ujar Ahok usai acara Halal bi Halal di Markas Teman Ahok di Jalan Pejaten Raya, Jakarta Selatan, Rabu (27/7).

Ahok

Diungkap Ahok, dirinya sangat menghargai apa yang dilakukan partai politik yang demikian sigap untuk mendorong dirinya maju dalam pencalonan Pilgub DKI Jakarta. Keseriusan parpol dibuktikan dengan pembuatan surat pernyataan dukungan yang dibuat dalam waktu yang sangat singkat.

Ahok menuturkan, dirinya bersama Teman Ahok dan Parpol pendukung terus berkomunikasi dan berkoordinasi harmonis untuk menyokong pencalonan dalam Pilgub DKI Jakarta. Ahok juga mengatakan bahwa dirinya masih membutuhkan Teman Ahok untuk bersama berjalan dalam proses Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang

"Teman Ahok bisa berpartisipasi misalnya jadi saksi saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau juga saat kampanye dimana kami akan membuka rekening kampanye dan bersama-sama bergotong-royong untuk sumbangan dana kampanye," tutur Ahok.

Diakui Ahok, hingga kini sudah banyak WNI yang berada di luar negeri yang tertarik untuk menyumbangkan dananya untuk kampanye Pilgub mendatang. Ahok juga menegaskan bahwa dirinya telah mematahkan stigma bahwa parpol hanya ingin menyokong calon yang memiliki uang banyak.

"Ada Ahok yang tak punya uang. Saya tidak bayar apapun agar parpol ini menyokong saya. Teman Ahok ini bisa membuat deparpolisasi jika parpol tak mendukung saya. Parpol harus berubah. Bukan yang punya uang yang harus maju," papar Ahok.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem, Victor Laiskodat, menuturkan, parpol dapat berkolaborasi dengan rakyat untuk memenangkan Ahok. Pekerjaan ini, kata Victor, juga memerlukan bantuan para relawan. Partai politik tidak bisa bekerja sendiri.

Victor memuji pergerakan anak muda melalui Teman Ahok. Menurut Victor, Teman Ahok adalah gerakan dengan kekuatan yang luar biasa. Parpol pun tak bisa menghalangi kekuatan Teman Ahok.

"Ini gerakan moral agar parpol tak arogan lagi dan tak mendominasi. Indonesia harus bangga ada pergerakan seperti Teman Ahok ini di Jakarta," tutur Victor.

Dirinya juga memuji Ahok yang dinilai jujur dan bersih menjadi pemimpin. "Saya tahu rumah Ahok di Belitung seperti apa. Dia bukan orang rakus. Dia bekerja dengan karya. Dia bangga jika bisa melayani rakyat. Bukan bangga karena harta yang dimilikinya," ujar Victor.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon