Australia Tolak Pencalonan Kevin Rudd sebagai Sekjen PBB
Jumat, 29 Juli 2016 | 23:20 WIB
Sydney – Pemerintah Australia menolak usulan pencalonan mantan Perdana Menteri (PM) Kevin Rudd untuk menjadi sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) berikutnya, menggantikan Ban Ki Moon yang akan habis masa jabatannya di tahun ini. Alasan penolakan karena Rudd dianggap tidak cocok dengan pekerjaan itu.
"Ini bukan masalah partisan. Ini adalah penilaian yang dipertimbangkan. Ini penilaian tentang pantas tidaknya Rudd untuk peran khusus itu," ujar Perdana Menteri Malcolm Turnbull, dari Partai Liberal, pada saat menyampaikan keputusan penolakan di Sydney, Jumat (29/7).
Sebelumnya, pada 2010, dia dilengeserkan sebagai perdana menteri oleh partainya sendiri, Partai Buruh. Para koleganya menyatakan pemerintahan Rudd sangat kacau dan dia sulit diajak bekerjasama.
Sementara itu, Pemerintah Canberra, pada awal bulan ini mengungkapkan, Rudd yang mahir bahasa Mandari ini tinggal di New York sebagai kepala lembaga kebijakan Asia Society dan sangat ingin memimpin badan dunia itu.
Namun para kandidat harus dicalonkan oleh pemerintahan mereka dan Turnbull mengatakan, dirinya telah mengambil kputusan untuk tidak mencalonkan Rudd setelah berkonsultasi dengan kabinetnya.
Menurut Turnbull, dirinya sudah menjelaskan keputusannya kepada Rudd, namun tidak menguraikan alasan dibalik penolakannya.
"Ketika Pemerintah Australia mencalonkan seseorang untuk sebuah pekerjaan, terutama pekerjaan internasional seperti ini, pertanyaan awalnya adalah Apakah kita mempercayai orang yang dicalonkan, yang akan dicalonkan, akan sesuai dengan posisi itu?" tanyanya.
"Penilaian saya untuk Rudd adalah tidak, dan saya sudah menjelaskan alasannya kepada dia," pungkas Turnbull.
Sedangkan Rudd menyampaikan dia telah dicalonkan dan ini akan tercermin pada apa yang dapat ditawarkan negara kita kepada dunia.
"Ini akan jadi yang pertama dalam sejarah 70 tahun PBB bahwa Australia mengajukan calon untuk posisi sekretaris jenderal PBB," ujarnya dalam akun halaman Facebook.
Rudd yang terbang ke Sydney, pada Jumat, untuk meminta bertemu dengan Turnbull tidak berhasil dan hanya berbicara kepada perdana menteri melalui telepon. Dia pun berharap semua yang mencalonkan untuk posisi sekjen PBB akan bekerja baik.
Selain Rudd, pesaing kuat lainnya untuk menggantikan Ban Ki Moon adalah Menteri Luar Negeri Argentina Susana Malcorra, mantan Presiden Slovenia Danilo Turk, mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan Antonio Guteres yang menjabat sebagai perdana menteri Portugal dan mengepalai badan pengungsi PBB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




