Alor Menjadi "Surga" Bagi Wisatawan
Jumat, 12 Agustus 2016 | 14:07 WIB
Kupang - Pemerintah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjuang membangun pariwisata dengan terus mempromosikan berbagai destinasi pariwisata baru yang menarik di daerah yang diklaim telah menjadi "surga" bagi para wiatawan itu.
"Semua destinasi yang indah ini merupakan titipan Yang Maha Kuasa untuk kesejahteraan masyarakat Alor. Pemerintah sebagai penggagas untuk mempromosi tempat pariwisata yang ada, sehingga wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara bisa berkunjung ke Alor dalam jumlah yang banyak," kata Bupati Alor Amon Djobo di Alor, Jumat (13/8).
Amon Djobo berharap kehadiran wartawan di daerah paling timur NTT itu, dapat memberikan dampak positif untuk mengabarkan besarnya potensi sumber daya pariwisata di Alor sehingga diketahui masyarakat luar. "Harta karun yang berada di dasar laut Alor, sungguh bagaikan Surga untuk para wisawatan," katanya.
Disebutkan, terdapat sekitar 56 titik penyelaman di perairan Alor yang selama ini selalu dikunjungi wisatawan asing dari berbagai negara.
"Banyak wisatawan asing mengunjungi destinasi wisata di Alor, bahkan ada yang tinggal berhari-hari berbaur dengan warga desa dengan budaya asli Alor. Seperti yang saudara lihat saat ini. Pemerintah daerah terus membuat terobosan untuk membangun infrastruktur pendukung seperti pembangunan jalan menuju destinasi-destinasi pariwisata, sehingga wisatawan dapat mengunjungi tempat-tempat wisata ini," jelasnya.
Pemkab Alor sendiri baru saja membuat kegiatan bertaju " Expo Alor" ke-10. Kegiatan pariwisata ini untuk mengukur sejauh mana produk usaha kecil yang ada di daerah memberi nilai tambah serta menumbuh kembangkan semangat masyarakat sebagai pelaku usaha kecil dan menengah untuk peningkatkan pendapatakan ekonomi.
Melalui Expo Alor, juga digelas festival-festival budaya yang membangkitkan eksistensi masyarakat berbudaya unik di wilayah itu.
Dalam tiga tahun terakhir, Pemkab Alor juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai daerah di Indonesia termasuk dengan Republik Demokrasi Timor Leste (RDTL) di bidang perikanan, industri kerajinan, peternakan dan pariwisata.
Untuk menunjang perkembangan pariwisata Alor, saat ini juga telah dibuka jalur penerbangan Denpasar – Labuan Bajo – Ende - Alor – Kupang. Jalur wisata ini juga akan mendukung konektivitas NTT sebagai New Tourism Territory, yang menjadi salah satu visi besar Gubernur NTT Frans Lebu Raya.
Frans Lebu Raya berharap program besar pariwisata ini dikembangkan oleh ketiga negara, yakni Timor Leste, Australia, dan Indonesia.
"Kita harus menjadikan Labuan Bajo menjadi sentralnya," kata Frans Lebu Raya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




