Sasar Startup, Triniti Kembangkan The Smith SOHO & Office
Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:02 WIB
Jakarta - Perusahaan pengembang properti, PT Triniti Dinamik (anak usaha Triniti Property Group), berhasil membukukan penjualan fantastis saat memperkenalkan proyek terbarunya, The Smith SOHO & Office. Dalam acara soft launching yang digelar Sabtu (20/8), di Atrium Mall Puri Indah, proyek ini mencatatkan penjualan lebih dari 200 unit.
"Kami bersyukur dengan hasil yang sangat positif ini. Sebelum dilakukan launching, khususnya dalam beberapa kali acara private gathering, The Smith telah terjual 30 persen. Kami optimistis, hingga akhir bulan ini, penjualan sudah mencapai minimal 50 persen," kata Direktur Utama PT Triniti Dinamik, Samuel Stepanus Huang, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (23/8).
Selain mengembangkan The Smith, Triniti Property Group juga sukses menggarap sejumlah proyek lain di kawasan Alam Sutera, Serpong, seperti Apartment Brooklyn, Springwood Residence dan Yukata Suites.
CEO Triniti Property Group, Bong Chandra, mengatakan, The Smith merupakan proyek mixed development tower yang mampu menjawab kebutuhan perusahaan startup di Indonesia. Adapun kisaran harga yang ditawarkan mulai dari Rp 760 juta untuk Residential dan Rp 1,4 Miliar untuk SOHO dan Office.
"Menjamurnya perusahaan startup di Indonesia, membuat Triniti Property Group terpacu dalam menghadirkan inovasi," tambah Bong Chandra.
Lokasi The Smith sangat strategis di jantung Alam Sutera CBD Tangerang. The Smith hanya berjarak 1 menit dari pintu tol keluar Alam Sutera, Mall Alam Sutera, Universitas Binus (Bina Nusantara), dan Ikea. Selain itu, proyek ini hanya 10 menit dari Puri Indah dan 25 menit dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
The Smith memiliki 3 tipe unit yang berbeda, mulai dari Residential, Soho, dan Office. Dengan spesifikasi premium, lantai marmer, premium kitchen set, air conditioner, sanitary Grohe dan Kohler. "Penghuni dan pemilik office, juga akan dimanjakan dengan fasilitas, sky pool, fitness lounge, coffee shop, dan indoor garden plaza," kata Bong Chandra.
Tiga Konsep Unik
Proyek ini, papar Bong handra, menawarkan 3 konsep unik dengan fasilitas seperti yang ada di Sillicon Valley di San Fransisco, Amerika Serikat (AS). Pertama, Status. Company profile video peusahaan yang membeli unit office di The Smith akan ditayangkan di LED Screen raksasa yang berada pada lobi utama.
"Fasilitas ini, tentunya akan membuat perusahaan diperlakukan seperti pemilik gedung," jelas dia.
Kedua, Community. Hal ini, kata Bong Chandra, memungkinan para tenant dapat saling bertemu dan berkolaborasi dengan memanfaatkan fasilitas umum co-working space, sebuah fasilitas kantor tanpa sekat seluas 300 meter persegi (M2) dengan konsep industrial dan playful.
Ketiga, Professional. Terbatasnya meeting room bukan lagi kendala bagi ruangan kantor yang kecil. "The Smith memiliki fasilitas 10 meeting rooms lengkap dengan tele conference, auditorium, gaming room, business center dan lounge," tambah Bong Chandra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




