10 "Daya Tarik" Kota Dhaka Bagi Wisatawan
Rabu, 21 Maret 2012 | 15:47 WIB
Kota berpenduduk 10 juta jiwa ini masih belum terlalu dikenal wisatawan Indonesia
Untuk sebagian besar masyarakat Indonesia, mungkin masih sangat asing dengan kota Dhaka yang merupakan ibukota negara Bangladesh.
Salah satu kota utama di kawasan Asia Selatan ini, masuk dalam kategori megacity atau kota yang memiliki jumlah penduduk terpadat di dunia.
Mengutip data yang dilansir CNN Go, kota seluas 150 kilometer ini, memiliki populasi penduduk lebih dari 10 juta jiwa.
Meski begitu, ada 10 hal yang menjadi "keajaiban" dan daya tarik kota ini untuk dikunjungi oleh wisatawan.
Penggemar Olahraga Cricket
Masyarakat Bangladesh sangat menggilai permainan cricket dan tercatat melahirkan sejumlah bintang besar pada cabang olahraga yang berasal dari Inggris ini. Penduduk kota Dhaka terkenal suka memainkan cricket dimana saja, mulai dari jalanan, taman, sampai diatas rumah.
Minuman Cha
Cha merupakan minuman khas Dhaka yang dapat membuat wisatawan menjadi "kecanduan". Penduduk Bangladesh memang sangat menyukai campuran manis antara susu dan teh yang hangat. Uniknya lagi, tukang becak disana bahkan bisa menghabiskan 20 cangkir cha setiap harinya.
Surganya Becak
Dhaka merupakan surganya becak. Berbagai gambar dan hiasan memenuhi setiap becak dan menjadi sebuah kebanggaan bagi para penariknya. Para Turis juga bisa membeli gambar yang mereka buat di atas kayu sebagai souvenir dan oleh-oleh.
Kemacetan
Anda yang berkunjung ke kota ini tak perlu khawatir saat menghadapi kemacetan di Dhaka, karena tidak separah di Ibukota negara ini. Wisatawan hanya perlu berhimpitan dengan para tukang becak yang memenuhi jalanan.
Pasar Tua
Old Hindu street merupakan pusat komunitas pemeluk Hindu di Dhaka dan tempat ini sudah berusia 300 tahun. Shankaria Bazaar dikenal sebagai Hindu Street yang dipenuhi ornamen dan warna yang kental akan budaya. Disini Anda bisa menemukan toko-toko tua yang sudah berusia 300 tahun.
Aktivitas Sungai
Sungai Buriganga adalah jantung kota Dhaka. Tempat ini selalu ramai dan dipenuhi porter, penumpang, dan pengemudi perahu yang berdesak-desakan untuk berlabuh di sepanjang tepian sungai yang berlumpur.
Kuliner yang fantastik
Selain terkenal dengan kuliner kari ayamnya, kota Dhaka juga mempunyai menu kue yang lezat lho. Anda bisa menemukan berbagai macam jenis kue khas Dhaka di toko kue lokal di pinggir jalan.
Istana Pink
Pink Palace atau Ahsan Manzil adalah istana tempat tinggal resmi dari keluarga Dhaka Nawab. Bangunan megah ini terletak di Kumartoli di sepanjang tepi Sungai Buriganga di Bangladesh. Untuk melestarikan budaya dan sejarah, istana ini menjadi Museum Nasional Bangladesh.
Pendidikan Universitas
Universitas Dhaka dibangun pada tahun 1921 dan menjadi kampus tertua di Bangladesh. Tempat ini bukan hanya tempat menuntut ilmu semata, tetapi juga menjadi tempat yang nyaman untuk melakukan relaksasi dan mencari ketenangan. Disini terdapat beberapa bangunan indah dari masa kolonial Bangladesh dan sebuah monumen yang tampak mencolok.
Dhaka old market
Area toko buku ini sangat populer dan Anda bisa menemukan berbagai macam buku lokal atau internasional. Banyak mahasiswa Universitas Dhaka yang memadati area toko buku tersebut. Terdapat sekitar 20 toko buku yang tersebar di sekitar Dhaka's old market.
Untuk sebagian besar masyarakat Indonesia, mungkin masih sangat asing dengan kota Dhaka yang merupakan ibukota negara Bangladesh.
Salah satu kota utama di kawasan Asia Selatan ini, masuk dalam kategori megacity atau kota yang memiliki jumlah penduduk terpadat di dunia.
Mengutip data yang dilansir CNN Go, kota seluas 150 kilometer ini, memiliki populasi penduduk lebih dari 10 juta jiwa.
Meski begitu, ada 10 hal yang menjadi "keajaiban" dan daya tarik kota ini untuk dikunjungi oleh wisatawan.
Penggemar Olahraga Cricket
Masyarakat Bangladesh sangat menggilai permainan cricket dan tercatat melahirkan sejumlah bintang besar pada cabang olahraga yang berasal dari Inggris ini. Penduduk kota Dhaka terkenal suka memainkan cricket dimana saja, mulai dari jalanan, taman, sampai diatas rumah.
Minuman Cha
Cha merupakan minuman khas Dhaka yang dapat membuat wisatawan menjadi "kecanduan". Penduduk Bangladesh memang sangat menyukai campuran manis antara susu dan teh yang hangat. Uniknya lagi, tukang becak disana bahkan bisa menghabiskan 20 cangkir cha setiap harinya.
Surganya Becak
Dhaka merupakan surganya becak. Berbagai gambar dan hiasan memenuhi setiap becak dan menjadi sebuah kebanggaan bagi para penariknya. Para Turis juga bisa membeli gambar yang mereka buat di atas kayu sebagai souvenir dan oleh-oleh.
Kemacetan
Anda yang berkunjung ke kota ini tak perlu khawatir saat menghadapi kemacetan di Dhaka, karena tidak separah di Ibukota negara ini. Wisatawan hanya perlu berhimpitan dengan para tukang becak yang memenuhi jalanan.
Pasar Tua
Old Hindu street merupakan pusat komunitas pemeluk Hindu di Dhaka dan tempat ini sudah berusia 300 tahun. Shankaria Bazaar dikenal sebagai Hindu Street yang dipenuhi ornamen dan warna yang kental akan budaya. Disini Anda bisa menemukan toko-toko tua yang sudah berusia 300 tahun.
Aktivitas Sungai
Sungai Buriganga adalah jantung kota Dhaka. Tempat ini selalu ramai dan dipenuhi porter, penumpang, dan pengemudi perahu yang berdesak-desakan untuk berlabuh di sepanjang tepian sungai yang berlumpur.
Kuliner yang fantastik
Selain terkenal dengan kuliner kari ayamnya, kota Dhaka juga mempunyai menu kue yang lezat lho. Anda bisa menemukan berbagai macam jenis kue khas Dhaka di toko kue lokal di pinggir jalan.
Istana Pink
Pink Palace atau Ahsan Manzil adalah istana tempat tinggal resmi dari keluarga Dhaka Nawab. Bangunan megah ini terletak di Kumartoli di sepanjang tepi Sungai Buriganga di Bangladesh. Untuk melestarikan budaya dan sejarah, istana ini menjadi Museum Nasional Bangladesh.
Pendidikan Universitas
Universitas Dhaka dibangun pada tahun 1921 dan menjadi kampus tertua di Bangladesh. Tempat ini bukan hanya tempat menuntut ilmu semata, tetapi juga menjadi tempat yang nyaman untuk melakukan relaksasi dan mencari ketenangan. Disini terdapat beberapa bangunan indah dari masa kolonial Bangladesh dan sebuah monumen yang tampak mencolok.
Dhaka old market
Area toko buku ini sangat populer dan Anda bisa menemukan berbagai macam buku lokal atau internasional. Banyak mahasiswa Universitas Dhaka yang memadati area toko buku tersebut. Terdapat sekitar 20 toko buku yang tersebar di sekitar Dhaka's old market.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




