Djarot Imbau Warga Jakarta Waspada Virus Zika

Jumat, 2 September 2016 | 13:38 WIB
LT
FB
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FMB
Nyamuk yang bisa menularkan penyakit  malaria, Zika, chikungunya, dan demam berdarah.
Nyamuk yang bisa menularkan penyakit malaria, Zika, chikungunya, dan demam berdarah. (AFP)

Jakarta - Mewabahnya virus Zika, membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengimbau warga Jakarta waspada terhadap penyebaran virus Zika tersebut di Ibu Kota.

Dia meminta agar masyarakat yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari Singapura harus melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat. Sehingga dapat dideteksi secara dini penyebaran virus tersebut di Jakarta.

"Itu kan dari luar. Masuknya dari bandara. Jadi bandara harus ada alat untuk bisa mendeteksi adanya virus itu. Harus dilakukan pemeriksaan yang ketat," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (2/9).

Ia berharap kalau ada ditemukan warga yang terkena virus tersebut saat tiba di bandara, pihak imigrasi dapat memberitahukannya kepada Pemprov DKI. Agar dapat dilakukan langkah antisipasi dengan tepat, cepat da akurat.

"Kita berharap kalau ada seperti itu, segera pihak imigrasi lapor ke kami. Biar bisa kita antisipasi. Singapura sudah lebih banyak ya," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI mengatakan setidaknya ada 82 kasus Zika di Singapura.

Mengenai adanya beberapa pemerintah daerah (pemda) yang sudah mengeluarkan peringatan kepada warganya agar tidak melakukan perjalanan ke Singapura, Djarot mengatakan Pemprov DKI tidak perlu mengeluarkan peringatan tersebut.

Karena warga Jakarta sudah cerdas dan kritis dalam melakukan tindakan untuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Artinya, kalau sudah tahu ada wabah virus Zika di Singapura, maka ia optimistis warga Jakarta tidak akan sembarangan pergi ke negeri Singa tersebut.

Virus Zika ditularkan melalui dua spesies nyamuk Aedes. Pria yang terjangkit Zika dapat menularkan kepada pasangannya melalui hubungan seks. Zika dapat menyebabkan microcephaly, yakni kondisi seorang bayi lahir dengan kepala dan otak yang lebih kecil, serta penyakit neurologis Guillain-Barre Syndrome, yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon