Dua Kader Ideologis Terbaik PDIP Beri Kuliah Umum di Sekolah Partai

Selasa, 6 September 2016 | 22:51 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) dan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat memberikan materi pada Sekolah Partai PDIP di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Selasa, 6 September 2016.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) dan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat memberikan materi pada Sekolah Partai PDIP di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Selasa, 6 September 2016. (Istimewa/Istimewa/Asni Ovier)

Depok - Dua kepala daerah yang merupakan kader ideologis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) serta sudah mendapatkan penghargaan dalam negeri dan luar negeri dipilih untuk memberikan kuliah umum setelah pembukaan Sekolah Partai bagi para calon kepala daerah yang diusunbg PDIP. Dua kader terbaik partai itu adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo.

"Mereka berdua sudah membuktikan bahwa memerintah dengan menggunakan ideologi Pancasila mampu menyejahterakan rakyat dan bahkan mendapatkan penghargaan internasional," ujar Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat pidato pembukaan Sekolah Partai Angkatan ke-2 bagi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan di Depok, Selasa, (6/9).

Berbeda dengan angkatan sebelumnya, pembukaan sekolah partai untuk calon kepala dan wakil kepala daerah dihadiri oleh beberapa pemimpin redaksi dan pengamat politik. Selain itu, ada juga Gubernur Banten Rano Karno dan Wagub DKI Jakarta Djarot Saefulah Hidayat sebagai peserta sekolah partai.

Dalam presentasinya, Risma menegaskan, semua sumber kreativitasnya berasal dan berorientasi kepada nilai-nilai yang ada pada sila-sila Pancasila, yang intinya adalah gotong royong.

"Dengan merampingkan birokrasi, saya mempunyai dana cukup untuk menyejahterakan dan memanusiakan orang-orang miskin, para nelayan, manula, anak jalanan, dan anak-anak terbelakang. Selain itu, pendidikan dan kesehatan di Surabaya juga gratis. Mereka yang kemudian berkampanye untuk saya sehingga bisa menang 80% lebih," ujar Risma.

Sementara, Hasto Wardoyo saat menjadi pemberi materi juga menegaskan hal yang sama. Menurutnya, ideologi Pancasila menjadi landasan dan inspirasi dalam menyejahterakan rakyat Kulonprogo. Strategi kedua Trisakti yaitu, berdikari di bidang ekonomi, menjadi prioritasnya.

"Motto kami, 'Bela Indonesia, Beli Produk-produk Indonesia'," ujarnya sambil menunjukkan air kemasan bermerek AIR-KU yang merupakan singkatan Air Kulonprogo. Pada kesempatan itu "Air KU" yang merupakan produk asli Pemda Kulonprogo tersaji di hadapan seluruh tamu.

Megawati menegaskan, visi dan misi para kepala daerah dari PDIP hanya satu, yaitu Pancasila dan UU 1945, yang strateginya juga tunggal, yaitu Trisakti. "Jika ada yang tidak setuju, sekarang boleh mundur, karena saya akan menolak untuk mengusungnya," kata Megawati.







Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon