Notebook Komersial Semakin Diminati
Rabu, 7 September 2016 | 21:47 WIB
Jakarta - Country General Manager Avnet Technology Solutions Indonesia, Handoyo Singgih, mengungkapkan bahwa notebook komersial saat ini semakin diminati. Perangkat bergerak tersebut semakin dibutuhkan para eksekutif dan profesional untuk menunjang dan mempermudah pekerjaanya.
"Pasar untuk notebook komersial tumbuh dan mulai diminati orang. Kalau dulu orang memakai notebook hanya sekedar notebook, mereka tidak tahu bedanya. Sekarang, orang mulai butuh untuk bekerja," kata Handoyo, di Jakarta, Rabu (7/9).
Menurut dia, pengguna notebook komersial saat ini lebih sadar pada pekerjaannya yang membutuhkan perangkat yang bisa diandalkan. Kini, orang pun mulai menyadari ketika perangkat rusak dan mengganggu pekerjaan, mereka mulai beralih menggunakan notebook komersial.
"Pertimbangannya dari kita sendiri seberapa tergantung profesi saya dengan perangkat yang digunakan, kalau ketergantungannya besar sangat disarankan menggunakan perangkat komersial," ujarnya.
Pengguna lebih memilih notebook komersial karena performa dan keandalan, kecepatan memproses data, dan keamanan. "Secara keamanan, notebook komersial punya algoritma untuk enkripsi, misalnya kalau hard disk dicopot orang lain tidak akan bisa baca," katanya.
Notebook komersial kini dibekali prosesor belabel 'm' yang dikhususkan untuk perangkat mobile yang membuat daya tahan baterai lebih lama. "Ini juga yang menjadi notebook komersial semakin diminati," tambah dia.
Sementara itu, Handoyo juga memprediksi, pasar notebook di Indonesia dinilai masih potensial dan terbuka luas. Sekali pun, saat ini, sudah banyak produsen yang memproduksi produk elektronik tersebut di samping menjamurnya penjualan telepon selular yang juga bisa untuk menyimpan data.
"Masing-masing produk elektronik memiliki segmen pasar tersendiri dan memang diakui sangat ketat persaingannya. Namun, peluang untuk memasarkan notebook masih terbuka," katanya, seperti dikutip Antara.
Hal tersebut disampaikan saat peluncuran PC Notebook EliteBook Folia G1 HP yang diklaim sebagai notebook bisnis terkecil di kelasnya, yaitu hanya 12,4 milimeter dan dengan berat tidak sampai 1 kilogram.
Sebagian besar masyarakat di Indonesia ternyata masih ada yang nyaman menggunakan notebook untuk melakukan aktivitas, seperti untuk bekerja maupun mencari hiburan. Sejumlah produsen pun masih berani untuk menciptakan produk elektronik tersebut yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan.
Di Indonesia, saat ini, ada beberapa produsen notebook yang menguasai pasar dan masing-masing memiliki segmen pasar tersendiri dan memiliki kelebihannya. "Kami ingin menjawab kebutuhan pelanggan dengan lebih baik dalam memberikan perangkat komersial dengan desain premium bagi pelanggan," tutur dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




