Telkomtelstra Dorong Generasi Muda Berinovasi

Kamis, 8 September 2016 | 22:12 WIB
AM
B
Penulis: Abdul Muslim | Editor: B1
Telkomtelstra (ilustrasi)
Telkomtelstra (ilustrasi) (Dok. Telkomtelstra /Dok. Telkomtelstra)

Jakarta - Tiga puluh talenta muda delegasi Indonesia dan Australia mengikuti Conference of Australian and Indonesian Youth (Causindy) 2016, sebuah acara bilateral yang dirancang untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda berbakat bekerja sama dalam memperkuat relasi antara Indonesia dan Australia. Program bertajuk Engaging Future Leaders tersebut didukung oleh Telkomtelstra dan Telstra.

Peserta juga diikutsertakan dalam diskusi panel bertema Searching for Growth: The new economy, bersama Mark Soffer, chief of staff Telkomtelstra, dan Jamie Camidge, head of strategic partnerships and alliances Telstra's, accelerator Muru-D.

Mark Soffer mengungkapkan, pihaknya percaya bahwa keberhasilan transformasi teknologi digital sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia. "Karena itu, Telkomtelstra mendukung upaya Causindy untuk melibatkan generasi muda berprestasi di Indonesia dan Australia guna memperkuat hubungan kedua negara, serta mendiskusikan peluang dan tantangan yang dihadapi dalam menciptakan ide-ide baru untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui inovasi teknologi," ujar dia, dalam keterangannya, Kamis (8/9).

Program Causindy 2016 berlangsung selama tiga hari sampai dengan Kamis (8/9). Sebanyak 15 delegasi Indonesia yang merupakan pemimpin-pemimpin muda dari institusi pemerintah, akademis, dan perusahaan swasta, saling bertukar gagasan dengan para pakar di bidang bisnis, pemerintahan, dan akademisi melalui beragam diskusi panel.

Para peserta diberikan kesempatan untuk membahas isu sosial yang terjadi di kedua negara, di antaranya politik, bisnis, inovasi teknologi, lingkungan hidup, hingga dampak perubahan iklim di Indonesia. Dialog terebut diharapkan dapat mendorong terciptanya kolaborasi untuk berinovasi serta memperluas peluang networking dengan para pelaku industri dan pemangku kepentingan.

Telkomtelstra menyadari pentingnya peran generasi muda dalam membangun hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia, khususnya dalam mengembangkan teknologi infomasi dan komunikasi. Hal tersebut sejalan dengan fokus kebijakan pemerintahan Joko Widodo untuk mendorong pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia.

Berdasarkan laporan Accenture Technology Vision 2016, 33% dari ekonomi global sudah terpapar oleh digital. Karena itu, perusahan-perusahaan terkemuka, organisasi, dan institusi pemerintah di Indonesia perlu melakukan pendekatan dengan mengedepankan upaya-upaya pengembangan sumber daya manusia (people first).

Sebagai perusahaan layanan managed solutions yang menerapkan teknologi digital, Telkomtelstra juga turut mengutamakan kemajuan sumberdaya manusia untuk berinovasi. Hal tersebut direalisasikan dengan mempersiapkan generasi muda berprestasi sebagai pemimpin di perusahaan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan dan meningkatkan daya saing, baik nasional maupun global. "Kami membutuhkan komitmen dan kerja nyata dalam mendukung generasi muda. Kami berharap melalui Causindy 2016 akan lahir generasi muda yang cerdas dan tanggap dalam memanfaatkan berbagai peluang ekonomi," pungkas Mark Soffer.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon