Bangun Pusat Pelatihan, JFX Gandeng UKWK Malang
Jumat, 16 September 2016 | 19:10 WIB
Malang - Setelah menggandeng Universitas Surabaya (Ubaya) dalam hal pelatihan industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di lingkungan kampus, Jakarta Futures Exchange (JFX) kembali melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya di Jawa Timur, yaitu Universitas Katolik Widya Karya Malang (UKWK Malang).
Direktur Utama JFX, Paulus Lumintang, mengatakan, kerjasama ini dilakukan oleh Jakarta Futures Exchange (JFX), PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) (KBI), dan PT Agrodana Futures. Kerjasama ini, lanjut dia, meliputi peresmian Futures Trading Learning Center (FTLC), yang merupakan pusat kegiatan pembelajaran dan pemahaman dini perihal industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) yang berlaku bagi kalangan civitas akademika, baik bagi mahasiswa maupun staf pengajar.
"FTLC melakukan ragam kegiatan yang bersifat edukatif, seperti seminar, lomba online trading hingga kompetisi penulisan artikel tentang PBK. FTLC merupakan salah satu wujud tanggung jawab JFX dalam sosialisasi PBK di Indonesia sesuai amanat Undang-undang (UU) Nomor 10/2011 tentang PBK (amandemen dari UU Nomor 32/1997)," kata Paulus Lumintang, di Malang, Jumat (16/9).

Dikatakan Paulus, JFX dan KBI berpartisipasi aktif dalam mengupayakan konsistensi, sustainabilitas dan progres kegiatan belajar-mengajar yang berlangsung di FTLC tersebut. UKWK Malang, lanjut dia, merupakan salah satu dari 17 kampus yang telah memiliki FTLC hasil kerjasama dengan JFX, KBI dan Pialang.
Infrastruktur ruang untuk FTLC, kata Paulus, disediakan oleh pihak kampus. Sementara, perangkat infrastruktur pendukung disediakan oleh Agrodana Futures, serta sumbangan literatur berupa buku tentang perdagangan berjangka ditambah dengan kontribusi edukasi yang melansir sejumlah staf pengajar (trainer) secara regular menyampaikan trading knowledge, know-how serta best practices dalam industri PBK.
"FTLC adalah suatu upaya nyata SRO dalam menjembatani kampus sebagai ranah para akademisi dengan industri sebagai ranah bagi para praktisi. Keberadaan FTLC menjadi suatu enabler harmonisasi antara dunia pendidikan yang menyediakan SDM dengan industri yang menyediakan lapangan pekerjaan," paparnya.
"Keberadaan FTLC di kampus akan memperkecil perception gap yang selama ini terjadi di antara industri dengan pendidikan, khususnya industri PBK," tambah Paulus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




