Jembatan di Lombok Barat Putus Diterjang Air

Minggu, 25 September 2016 | 18:59 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi jembatan putus
Ilustrasi jembatan putus (Foto Antara)

Lombok Barat - Infrastruktur jembatan di jalan provinsi yang menghubungkan kawasan wisata Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, dengan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dilaporkan putus akibat terjangan air.

"Itu jembatan provinsi yang putus karena tidak kuat menahan beban volume air sungai pada saat hujan lebat yang terjadi Sabtu (24/9)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat, H Muhammad Najib, ketika dihubungi di Lombok Barat, Minggu (25/9).

Jembatan yang putus tersebut panjangnya delapan meter dengan kedalaman 2,5 meter. Infrastruktur tersebut merupakan satu-satunya akses jalan dari arah barat menuju Kota Mataram, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan menuju Kabupaten Lombok Tengah.

Menurut Najib, arus sungai yang melintasi jembatan tersebut cukup deras dan meluap. Karena tidak mampu menampung air hujan yang turun di wilayah sekitarnya sejak siang hingga malam hari (Sabtu 24/9), akibatnya pondasi jembatan tidak kuat menahan beban.

BPBD Kabupaten Lombok Barat bersama Dinas Pekerjaan Umum NTB sudah membuka jalan darurat agar akses kendaraan dari arah timur dan barat bisa melintas, sambil menunggu perbaikan secara permanen.

"Kontraktor perbaikan jalan hari ini sudah mulai melakukan upaya perbaikan, karena kalau tidak segera maka akan menghambat penyaluran bahan material. Kebetulan di Kecamatan Sekotong ada perbaikan jalan provinsi," ujarnya.

Terkait dengan banjir yang menggenangi 200 rumah warga di Desa Kebon Ayu, Kecamatan Lembar, kondisinya sudah surut. Tim BPBD Kabupaten Lombok Barat bersama masyarakat sudah melakukan pembukaan saluran muara sungai agar air kiriman dari Kabupaten Lombok Tengah tidak meluap kembali ke rumah warga.

"Kondisi air sudah surut dan tidak ada lagi genangan di rumah warga," katanya.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon