Pilkada Serentak, Polri Ingatkan Netizen Tak Singgung SARA

Selasa, 27 September 2016 | 17:42 WIB
FA
FB
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: FMB
Irjen Pol Boy Rafli Amar.
Irjen Pol Boy Rafli Amar. (Antara)

Jakarta-- Mabes Polri telah memerintahkan jajarannya untuk aktif memantau konten media sosial yang mengarah pada sku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan hate speech (menyebar kebencian) jelang Pilkada serentak Februari mendatang.

"Kita senang kalau netizen di dunia maya tidak melakukan diskriminasi, ujaran kebencian atau SARA yang berkaitan dengan kegiatan kampanye. Ini sangat tidak diharapkan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri Selasa (27/9).

Itu karena bisa berdampak buruk dan memancing respon dari masyarakat lainnya. Secara substansi, apabila polisi menemukan nuansa unsur kebencian itu bisa menjadi suatu pelanggan.

"Kita mengingatkan daripada nanti menjadi pelanggaran hukum, lebih baik kita ingatkan. Banyak hal atau cara untuk mempromosikan para calon kepala daerah dalam konteks kampanye," sambungnya.

Misalnya promosi dengan konten tayangan program pembangunan. Tim sukses juga bisa melibatkan semua pihak dengan menyediakan konten kampanye yang memiliki nilai positif.

"Kita tidak ingin masyarkat kita melanggar hukum dalam konteks UU ITE. Tim cyber intens melakukan cyber patroli, yaitu melihat menganalisis dan mencari konten yang bernuansa ujaran kebencian, nuansa melanggar hukum," tambah Boy.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon