KPK Rekrut 400 Pegawai Baru
Senin, 3 Oktober 2016 | 17:31 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka rekrutmen dan seleksi pegawai baru yang disebut dengan 'Indonesia Memanggil 12'. Sasaran perekrutan WNI lulusan sarjana strata 1 yang memiliki integritas dan komitemen tinggi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.
"Ada pun jangka waktu pendaftarannya tanggal 1 sampai 11 Oktober. Kawan-kawan atau pihak-pihak yang berkeinginan bergabung bisa mengunjungi informasinya melalui situs kpk-im12.experd.com," kata Sekretaris Jenderal KPK Bimo Gunung Abdul Kadir dalam konferensi pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (3/10).
KPK akan merekrut sebanyak 400 orang untuk mengisi lima fungsi jabatan. Para rekrutan baru tersebut nantinya menempati posisi dengan nama jabatan Spesialis Muda 1.
Menurut dia pertama, para rekrutan akan ditantang mengimplementasikan pengetahuan dan teoritis menjadi implmentatif. Kedua, bekerja sesuai dengan prosedur kerja dan petunjuk pelaksanan. Ketiga, mengevaluasi dan memperbaiki sistem atau metode kerja secara sederhana.
Keempat, mereka mampu mengidentifikasi masalah dan memberikan pelayanan atau solusi standar. "Terakhir, melaksanakan penugasan dengan koordinasi antar unit kerja sebagai anggota tim kerja lintas unit kerja dan operasional," tuturnya.
Bimo mengatakan, jenjang pendidikan yang dibuka adalah S1 dengan tahun kelulusan tahun 2013-2016 serta usia maksimal 28 tahun pada saat penutupan pendaftaran.
Lebih lanjut, ia mengatakan, para rekrutmen dari semua jurusan. Namun, mereka yang diutamakan dari jurusan hukum, akuntansi, manajemen, psikologi, ilmu pendidikan, statistik, manajemen informatika, ilmu komputer, sistem informasi, teknik komputer, telekomunikasi, hubungan internasional, sastra inggris, pertanian pertambangan, kehutanan, dan pariwisata.
"Kami mensyaratkan, nantinya para pelamar itu berasal dari jurusan yang akreditasinya B, kemudian IPK yang perguruan tinggi negeri 2,75, dan perguruan tinggi swasta 3,00. Kemampuan komputer minimal menguasai MS Office. Kemudian, kemampuan bahasa diutamakan menguasai bahasa asing dan juga bahasa daerah," ucap Bimo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




