Ketua DPR: Pesantren Soko Guru Pendidikan Nasional
Sabtu, 8 Oktober 2016 | 22:27 WIB
Sumenep- Ketua DPR Ade Komarudin menyatakan pondok pesantren (ponpes) adalah soko guru pendidikan nasional yang selama ini tidak mengandalkan kucuran dana pemerintah.
"Ponpes mengajarkan multipengetahuan kepada para santrinya. Tidak hanya agama dan penanaman karakter berbasis agama, tetapi pengetahuan umum, keragaman, dan kemandirian," katanya usai membuka Perayaan Kesyukuran ke-64 Ponpes Al-Amien Prenduan di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (8/10).
Selain Ade, hadir anggota DPR dari Fraksi Golkar Ridwan Hisyam, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, dan sejumlah pejabat yang tergabung dalam Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sumenep dalam pembukaan Perayaan Kesyukuran ke-64 Ponpes Al-Amien Prenduan.
Ade mengatakan, ponpes mengajarkan kemandirian dan nilai-nilai luhur kejuangan untuk kemaslahatan umat. "Pengelola ponpes tidak pernah menggantungkan dana dari pemerintah untuk menghidupi lembaganya," ujarnya.
Dalam konteks itu, seorang legislator wajib memperhatikan aktivitas ponpes yang hidup dari kekuatan komitmen dan loyalitas para pengelolanya. Ade menilai legislator harus membantu dan berkontribusi agar ponpes eksis sebagai wadah pendidikan dan perjuangan.
"Kami berharap Ponpes Al-Amien mampu dan terus melahirkan dan mencetak alumni yang mampu berkontribusi dan berkiprah positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.
Sementara pimpinan dan pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH DR Ahmad Fauzi Tidjani menjelaskan, perayaan kesyukuran ke-64 merupakan salah satu upaya untuk mengenang dan mengingatkan perjuangan para pendahulunya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




