Tyson Fury Tanggalkan Sabuk Juara WBO dan WBA
Kamis, 13 Oktober 2016 | 21:52 WIB
London - Petinju Inggris Tyson Fury menanggalkan sabuk juara kelas berat WBA dan WBO untuk menjalani pengobatan serta pemulihan, Kamis (13/10).
Juara dunia kontroversial berumur 28 tahun itu telah mengakui mengonsumsi kokain untuk mengatasi depresi yang dialaminya. Keputusan Fury untuk tidak naik ring sejak menang atas Wladimir Klitschko, November tahun lalu juga membuat petinju itu bakal segera kehilangan gelar juara yang dimilikinya.
Fury telah menarik diri dari pertandingan ulang melawan Klitschko dalam dua kesempatan.
Petinju berjuluk The Gypsy King itu mengaku tidak dalam kondisi medis yang bugar untuk menghadapi pertarungan yang semestinya digelar di Manchester Arena, Manchester, Inggris, 29 Oktober mendatang.
"Saya memenangkan gelar di ring tinju dan saya percaya kalau gelar itu harus lepas di ring juga. Tapi saya tak dapat mempertahankannya pada saat ini. Saya sudah mengambil keputusan berat sekaligus emosional untuk melepaskan gelar juara dunia," kata Fury.
"Saya berharap yang terbaik untuk penantang selanjutnya, karena saya menghadapi tantangan besar dalam hidup saya yang saya tahu seperti halnya menghadapi Klitscho, bakal bisa saya lewati."
Fury diyakini kesulitan untuk menghadapi tekanan depresi yang membuatnya mengonsumsi narkoba.
Sementara itu Badan Kontrol Tinju Inggris telah mengumumkan menangguhkan lisensi bertinju Fury dan akan melakukan penyelidikan terkait anti doping dan masalah kesehatan petinju itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




