Debat Capres Amerika Serikat

Debat Capres AS Diwarnai "Pelintiran"

Kamis, 20 Oktober 2016 | 11:51 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Donald Trump dan Hillary Clinton.
Donald Trump dan Hillary Clinton. (AFP)

Las Vegas - Debat calon Presiden Amerika Serikat ketiga dan terakhir sebelum Pemilu dilaksanakan pada 8 November nanti telah selesai. Sepanjang debat, kedua kandidat: Donald Trump dari Partai Republik dan Hillary Clinton dari Demokrat saling melontarkan serangan. Tidak jarang serangan tersebut bersifat personal dan memelintir fakta yang ada.

New York Times dan sejumlah media melakukan pengecekan fakta dari sejumlah pernyataan yang dilontarkan sepanjang debat.

"33.000 orang mati akibat senjata api setiap tahun," kata Hillary Clinton.

Separuh benar. Menurut data Centers for Disease Control and Prevention, sekitar 33.599 orang tewas akibat senjata api pada tahun 2014, tetapi 21.334 di antaranya adalah bunuh diri.

"Hillary Clinton menginginkan perbatasan terbuka," kata Trump.

Separuh benar. Dalam bocoran Wikileaks, Hillary memang mengindikasikan perbatasan terbuka namun Hillary mengklarifikasi bahwa yang dia maksud adalah dalam konteks perdagangan dan pengembangan energi bersih. Hillary sendiri berpandangan bahwa perbatasan perlu diperketat tetapi tidak ditutup, selama calon imigran bisa lolos tes masuk.

"Hillary juga ingin membangun tembok untuk mencegah imigran," kata Trump.

Pernyataan Trump berlebihan. Saat masih menjadi senator, Hillary menyetujui dibangunnya pagar sepanjang 700 mil dengan Meksiko pada 2006, bukan tembok.

"Hillary mendukung aborsi terhadap janin yang sudah berusia 9 bulan," kata Trump.

Pernyataan ini betul tetapi menyesatkan. Hillary mengatakan bahwa aborsi boleh dilakukan di trimester terakhir kehamilan sepanjang dilakukan atas alasan kesehatan seperti keselamatan nyawa si ibu. Menurut Hillary, negara tidak perlu campur tangan dalam pilihan personal seperti aborsi.

"Rusia diduga kuat ingin mengacaukan pemilu AS dengan melakukan peretasan email Demokrat. Dengan demikian, Putin mendukung Trump karena bisa dijadikan bonekanya," kata Hillary.

Sebagian yang diucapkan Hillary ada benarnya. Ada 17 dinas intelijen AS yang menyimpulkan bahwa Rusia merupakan dalang serangan cyber dalam Komite Nasional Demokrat. Namun tidak dapat dibuktikan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin ingin menjadikan Trump bonekanya.

"Kebijakan fiskal Trump akan menambah utang AS sebesar US$ 20 triliun," kata Hillary.

Benar. Menurut lembaga nonpartisan Tax Policy Center, rencana ekonomi Trump akan meningkatkan utang federal sebesar US$ 20,9 triliun dalam periode 20 tahun.

"Imigran akan berdatangan dari Suriah. Hillary ingin jumlah imigran Suriah ke AS naik lima kali lipat," kata Trump.

Benar. Pemerintahan Barack Obama menargetkan menampung 10.000 pengungsi Suriah di AS dan pada praktiknya Obama menerima 13.000 orang. Hillary ingin menambah jumlah pengungsi yang ditampung AS menjadi 65.000. Hillary mengatakan hal ini dilakukan atas dasar kemanusiaan dan para pengungsi harus melalui pengawasan ketat sebelum masuk.

"Rencana Trump memangkas pajak bagi si kaya malah akan menyebabkan 3,5 juta orang kehilangan pekerjaan," kata Hillary.

Ucapan Hillary berdasarkan analisa Moody's Analytics yang dilakukan oleh Mark Zandi, ekonom yang juga donatur bagi Hillary. Sehingga, meskipun analisanya kredibel tetapi banyak pihak yang menilai analisa ini sarat kepentingan.

"Saya tidak akan menambah utang," kata Hillary.

Janji manis seorang capres. Menurut analisa lembaga nonpartisan Center for a Responsible Federal Budget, kebijakan ekonomi Hillary akan menambah utang AS sebesar US$ 200 miliar dalam 10 tahun ke depan.

"Trump menggunakan imigran ilegal untuk membangun gedungnya," kata Hillary.

Pernyataan Hillary merupakan pelintiran untuk menyerang Trump. Trump memang menggunakan imigran ilegal dari Polandia, tetapi bukan untuk membangun gedung melainkan meruntuhkan gedung Bonwit Teller yang kemudian dibangun gedung Trump Tower.

"AS kehilangan pekerjaan dan industri mati," kata Trump.

Tidak benar. Tingkat tenaga kerja di AS telah meningkat sebanyak 10 juta orang sejak Presiden Barack Obama menjabat sebagai presiden. Output industri manufaktur AS juga berada dalam angka tertinggi sepanjang masa.

"Trump menggunakan besi impor ilegal dari Tiongkok untuk membangun Trump International Hotel di Las Vegas," kata Hillary.

Belum terkonfirmasi dari sisi Trump. Investigasi Newsweek menyebutkan bahwa Trump memang menggunakan besi dan aluminium impor dari Tiongkok untuk pembangunan Trump International Hotel di Las Vegas, yang dibuka 2008. Ironis, karena Trump selalu berkoar untuk menggunakan produk besi AS. Trump belum menyangkal temuan Newsweek.

"Perempuan yang mengaku dilecehkan adalah orang-orang bayaran Hillary," kata Trump.

Tidak benar. Sejak beredarnya rekaman Trump yang melecehkan perempuan secara verbal, sebanyak sembilan perempuan mengaku mereka pernah dilecehkan. Meski tidak ada saksi tapi setelah rekaman Trump beredar, kesaksian mereka menjadi relevan.

"Hillary menghapus 33.000 email setelah terkena skandal email bocor yang menyebabkan insiden Benghazi," kata Trump.

Benar. FBI menemukan bahwa asisten Hillary menghapus sejumlah email tetapi Hillary mengatakan hal tersebut dilakukan tanpa sepengetahuannya.

"Trump tidak berani mengangkat isu tembok dengan Presiden Meksiko ketika mereka bertemu," kata Hillary.

Benar. Dalam pertemuan Donald Trump dengan Enrique Pena Nieto Aagustus lalu, keduanya tidak menyinggung masalah tembok.

"Hillary melakukan pelanggaran kriminal serius dalam skandal server email pribadi," kata Trump.

Salah. Menurut investigasi FBI, pelanggaran yang dilakukan Hillary adalah kelalaian luar biasa tetapi bukan kejahatan pidana.

"US$ 6 miliar hilang dari Kemlu saat Hillar menjabat sebagai Menlu," kata Trump.

Salah. Menurut Inspektur Jenderal Steve Linick, temuannya tidak menyimpulkan adanya kehilangan uang sebesar itu tetapi memang ada kesalahan dalam kontrak yang berpotensi menimbulkan risiko keuangan.

"Perjanjian nuklir dengan Iran bisa membuat Iran membuat senjata nuklir," kata Trump.

Tidak sepenuhnya benar. Iran memang diperbolehkan melakukan pengayaan uranium dan plutonium secara terbatas tetapi sangat sulit bagi Iran untuk membuat senjata nuklir.

"Obama melakukan kesalahan dengan mempublikasikan serangan ke Mosul," kata Trump.

Opini pribadi Trump. Pemerintahan Obama mempublikasikan serangan untuk memberikan kesempatan bagi warga agar mengungsi. Serangan senyap yang melibatkan 30.000 personel juga amat sulit dilakukan.

"AS 'dikadali' Rusia dalam perjanjian gencatan senjata. Rusia malah berhasil menambah wilayah penguasaan di Suriah," kata Trump.

Benar tapi ini alasan AS melakukan gencatan senjata, Menlu AS John Kerry berusaha menegosiasi gencatan senjata supaya bantuan kemanusiaan bisa masuk ke AS. Di saat yang bersamaan, Rusia dan Bashar Al Assad secara agresif menyerang pasukan pemberontak.







Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon