Gegana dan Puslabfor Polri Olah TKP di PHD Bekasi
Minggu, 23 Oktober 2016 | 12:53 WIB
Bekasi- Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan Pizza Hut Delivery (PHD) Jalan Raya Hankam RT 04/RW 05 Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kepolisian mengerahkan personel Gegana dan Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. Ledakan keras tersebut berasal dari tabung gas elpiji 50 kilogram, pada Minggu (23/10) sekitar pukul 06.20 WIB.
"Kami mengerahkan tim Gegana untuk memastikan tidak ada penyebab lain selain ledakan gas elpiji di lokasi," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Umar Surya Fana, Minggu (23/10).
Dia mengatakan, di titik lokasi ledakan terdapat empat tabung gas elpiji berkapasitas 50 kilogram. "Sekitar jam 02.00 WIB semua karyawan Pizza sudah pulang. Kami pastikan, di titik nol lokasi ledakan tidak ada korban jiwa," ujar Umar.
Namun dampak ledakan membuat beberapa bangunan hancur berantakan. Satu karyawan minimarket Alfamidi, yang berada persis di sebelah ledakan, mengalami luka ringan. Ia adalah juru parkir Alfamidi serta tukang gorengan di sekitar lokasi. "Kami juga menerima informasi seorang bocah 15 tahun kepalanya terkena lemparan batu. Dia sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, untuk perawatan lebih lanjut," ujarnya.
Dia mengatakan, posisi anak berada cukup jauh dari lokasi ledakan. "Mudah-mudahan ia cepat mendapat perawatan," katanya.
Menurut Umar, personel Gegana bersama tim Puslabfor Mabes Polri untuk menyisir semua sudut di sekitar lokasi ledakan. Adapun kepolisian masih melakukan sterilisasi di sekitar lokasi. "Saat ini, masih tercium bau gas elpiji. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menjauh dari lokasi karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tersulut api rokok dan sebagainya," ungkapnya.
Pihaknya juga sudah bertemu dengan manajer lapangan PHD dan Alfamidi. "Mereka masih menghitung kerugian materi akibat ledakan ini," katanya.
Kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk mengerahkan alat berat guna membersihkan puing-puing bangunan yang hancur berantakan.
Ledakan di PHD yang berada di samping Alfamidi ini, memporakporandakan hampir seluruh isi barang di dalam Alfamidi. Sedangkan di titik ledakan, gedung PDH hancur berantakan. Suara ledakan terdengar hingga radius 2 kilometer, membuat beberapa kaca pecah dan tembok rumah warga ikut rontok.
Kepolisian masih mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Raya Hankam. Kendaraan keluar tol Jatiwarna atau dari Pondokgede dialihkan ke Kampung Sawah melintasi pinggir Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Lalu, kendaraan dari arah Ujung Aspal/Kranggan juga dialihkan ke Kampung Sawah, untuk menghindari lokasi ledakan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




