75 BTS di Perbatasan Kalimantan Beroperasi 2017

Senin, 24 Oktober 2016 | 20:56 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi Menara BTS
Ilustrasi Menara BTS (Suara Pembaruan)

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Mnkominfo) Rudiantara menargetkan, seluruh base station transceiver (BTS) di perbatasan Kalimantan dengan negara tetangga akan mulai beroperasi mulai Januari 2017. Di wilayah Kalimantan saat ini terdapat 75 lokasi desa perbatasan dengan negara tetangga.

"Dari 75 lokasi, 10 sudah on air (terpasang bisa digunakan), 35 lokasi sedang delivery, artinya konstruksi dan sebagainya. 30 lokasi sedang pabrikasi, pabrikasi itu artinya dibangun towernya, penempatan solar sel. Jadi, Januari, harus sudah on air semua," kata Menkominfo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/10).

Untuk wilayah di perbatasan, hampir seluruh BTS itu menggunakan tenaga surya. Hal tersebut harus dilakukan mengingat tiadanya pasokan listrik. "Praktis hampir semua (gunakan tenaga surya)," katanya.

BTS dengan tenaga surya yang dipasang tersebut menggunakan teknologi telekomuniksi generasi kedua (2G). "Hal ini dilakukan juga karena BTS dengan teknologi 3G membutuhkan pasokan listrik yang lebih besar, yang tidak ada," tutur dia.

BTS tenaga surya yang dipasang di wilayah perbatasan saat itu, menurut Rudiantara, memiliki kekuatan empat hari penyimpanan listrik.

Sementara itu, BTS di perbatasan negara merupakan salah satu program Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam menjaga wilayah dan kedaulatan negara. Melalui BTS tersebut, masyarakat di perbatasan dapat melakukan komunikasi melalui telepon seluler ke berbagai wilayah di Indonesia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon