Atasi Sampah, Wali Kota Depok Buat Program Ketuk Pintu

Minggu, 6 November 2016 | 12:04 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Wali Kota Depok Mohammad Idris
Wali Kota Depok Mohammad Idris (Antara)

Depok- Sebagai upaya untuk mewujudkan Kota Depok yang bersih dan terbebas dari sampah, Pemkot Depok meluncurkan program Ketuk Pintu, Jumat (4/11).

Program Ketuk Pintu merupakan program dengan cara mendatangi rumah warga dan mengajak mereka untuk memilah sampah dan mengolahnya. "Ini upaya kami untuk melibatkan masyarakat dalam program kebersihan kota," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna di Depok, Jawa Barat.

Diungkap Idris, sumber sampah terbesar berasal dari rumah tangga, maka warga Depok terus didorong untuk melakukan pemilahan. Hal tersebut diperlukan untuk menekan sampah yang masuk ke TPA Cipayung.

"Caranya yaitu dengan memilah sampah sejak di rumah tangga dan memanfaatkan bank sampah di tiap wilayah," tutur Idris.

Wali Kota Depok berharap semua unsur masyarakat baik di perumahan, pertokoan dan juga perkantoran dapat berkontribusi dan mengimplementasikannya. "Semua masyarakat, ASN, dan komunitas lingkungan hidup harus bisa menjadi contoh dengan memulai dari diri sendiri," kata Idris.

Memulai program Ketuk Pintu ini, Idris dan Pradi menyambangi minimarket di Kecamatan Cilodong untuk melakukan sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pengurangan Sampah melalui Pengurangan Penggunaan Kantong Belanja Plastik dan Wadah/Kemasan Makanan dan Minuman.

Ditegaskan Idris, bahwa saat ini Depok sudah memiliki Perwa yang membahas hal tersebut, untuk para minimarket dan retail yang menyediakan kantong plastik tetap harus memberlakukan harga sebesar Rp 200.

"Keuntungan dari penjualan ini untuk perusahaan. Kami tidak meminta bagian," ujar Idris.

Wali Kota mengatakan, bahwa dengan diberlakukannya plastik berbayar tersebut dapat menekan jumlah sampah plastik hingga 5-10 persen. Dengan begitu, dampak negatif dari sampah plastik ini bisa dihindari, mengingat sampah plastik merupakan sampah yang sulit terurai.

"Secara masif akan kami lakukan sosialisasi Perwa ini agar dapat sampai ke pemilik minimarket dan retail yang ada di Depok," pungkas Idris.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon