Polisi Olah TKP Gedung Neo Soho

Kamis, 10 November 2016 | 13:41 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Kondisi gedung Neo Soho setelah terbakar.
Kondisi gedung Neo Soho setelah terbakar. (SP/Ruht Semiono)

Jakarta - Pihak kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab peristiwa kebakaran di gedung Neo Soho, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Belum diketahui apakah ada unsur kelalaian atau bencana.

"Kami belum bisa memastikan apakah tadi malam itu ada unsur kelalaian atau murni bencana. Kita juga sama-sama masih lakukan proses olah TKP. Pada siang hari ini, Satreskrim Polres Jakbar, Labfor Mabes Polri sedang lakukan olah TKP," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/11).

Dikatakannya, perlu waktu memeriksa lantai demi lantai untuk mengungkap penyebab kebakaran.

"Kemarin informasi dari general manajer yang terbakar di Lantai 9 P, parkiran paling atas. Hari ini, kita lakukan kroscek apa betul itu. Nanti kita pastikan. Parkiran ada 9 lantai, apartemen ada 38 lantai, dan itu satu persatu harus kita sisir terkait dengan pengumpulan barang bukti, termasuk juga apakah ada korban," ungkapnya.

Ia menyampaikan, sudah ada sekitar lima orang saksi yang diperiksa terkait peristiwa kebakaran itu.

"Sekali lagi terkait asal-usul api, apakah ada korban, nanti kita ketahui setelah pemeriksaan Labfor. Ada sekitar 5 orang yang sudah dilakukan pemeriksaan, yang langsung melihat kejadian tadi malam seperti sekuriti, termasuk petugas yang sedang bekerja saat itu. Ini masih di-police line, baru kita lakukan cek dan olah TKP. Tentunya nanti kita kerjasama dengan pihak pengelola dan pengembang untuk mendatakan apa saja yang jadi kerugian," katanya.

Awi menuturkan, belum bisa dipastikan apakah ada korban jiwa atau tidak dalam kebakaran itu.

"Belum kita pastikan korbannya. Tadi malam cuma satu yang lecet, semalam ada dua orang sempat terjebak di atas, namun bisa diselamatkan pihak Damkar," tandasnya.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon