Bertemu Megawati, Zulfikli: Kami Bicara Persatuan Bangsa
Selasa, 22 November 2016 | 19:31 WIB
Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengunjungi kediaman Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar nomor 27A, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11).
Zulfikli mengatakan pertemuan tersebut membahas banyak hal termasuk persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut dia, sebagai salah satu partai pendukung pemerintah Jokowi-JK, PAN dan PDIP wajib menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Barusan saya silaturahmi sebagaimana yang biasa saya lakukan kepada mbak Mega. Kita dialog untuk kebaikan dan persatuan kita bersama. Kita berdiskusi untuk menjaga persatuan, kerukunan," ujar Zulfikli pascapertemuan yang berlangsung tertutup tersebut.
Silahturahmi dan dialog antara pimpinan parpol, kata dia sangat penting untuk kebaikan bersama dan masa depan Indonesia yang baik. Dalam pertemuan itu, dia bersama Megawati banyak bertukar pikiran dan berdiskusi terkait pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam berbangsa dan bernegara. "Tadi kami berdiskusi bahwa pentingnya kita menjaga persatuan. Pentingnya kita menjaga kerukunan. Apalagi melihat perkembangan akhir-akhir ini," tandas Ketua MPR ini.
Selain berbicara terkait persatuan dan kesatuan, kata Zulfikli, pertemuan juga membahas ekonomi khususnya tax amnesty. "Kita dalam momentum yang bagus di tengah gejolak ekonomi dunia yang belum pulih. Dan tax amnesty kemarin berhasil. Insya Allah ekonomi tahun depan akan lebih baik lagi," pungkas Zulkifli.
Dalam kunjungan tersebut, Zulfikli ditemani Sekjen PAN Eddy Soeparno. Saat tiba di rumah Megawati, Zulfikli disambut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Wakil Sekjen Ahmad Basarah dan Ketua DPP Hamka Haq.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




