Channel Balai Kota Bogor, CSR First Media
Selasa, 29 November 2016 | 14:48 WIB
Jakarta - PT Link Net Tbk, penyedia layanan internet dan multimedia terpadu--dikenal dengan nama First Media--bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menayangkan siaran langsung dan siaran tunda seluruh kegiatan dan aktivitas yang sedang berlangsung di Kota Bogor, melalui Channel Balai Kota Bogor. Channel ini menghadirkan informasi seputar Kota Bogor secara tajam dan aktual serta tayangan yang dapat lebih memperkenalkan wisata daerah Bogor.
Operation Director PT Link Net Tbk, Edward Sanusi mengatakan kerja sama dengan Pemkot Bogor melalui Channel Balai Kota Bogor merupakan suatu bentuk layanan publik yang dilakukan First Media kepada masyarakat Indonesia pada umumnya dan Bogor khususnya. Layanan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsbility/CSR) yang dilakukan First Media kepada Pemkot Bogor.
"Kami ingin melakukan semacam kontribusi kepada masyarakat dan bekerja sama dengan pemerintah setempat. Karena salah satu layanan kami adalah penyedia televisi, maka kami berusaha menyediakan satu fasilitas bersama pemda untuk memberikan satu channel kepada warganya. Kami berharap Pemkot Bogor bisa memberikan informasi, kegiatan mapun promosi wilayahnya, bukan hanya kepada warga Bogor saja, tetapi kepada semua pemirsa kami di seluruh Indonesia," kata Edward saat melakukan penandatanganan MoU dengan Pemkot Bogor di BeritaSatu Plaza, Jakarta, Selasa (29/11)..
Menurut Edward, First Media mempunyai komitmen untuk meningkatkan layanan dengan menyediakan konten lokal sebanyak mungkin. Sebab, pada umumnya, masyarakat menginginkan informasi tentang apa yang dilakukan pemerintah daerah secara akurat dan utuh.
"Kami menggagap bahwa saat ini, masyarakat membutuhkan banyak informasi tentang apa yang dilakukan pemerintah, daripada mereka mendapatkan informasi yang sepotong-sepotong dari media sosial. Melalui kerja sama dengan pemda, kami ingin menyampaikan informasi yang benar-benar dari sumbernya, terpercaya, dan berkualitas, sehingga pemirsa kami dapat menikmati informasi dengan jelas," ujar Edward.
Balai Kota Bogor Channel, merupakan kerja sama yang keempat oleh First Media dan akan diluncurkan Januari 2017. Sebelumnya, First Media juga sudah melakukan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Bandung, dan Pemkot Malang melalui Balai Kota Jakarta Channel, Balai Kota Bandung Channel, dan Balai Kota Malang Channel. Tahun depan, First Media akan melanjutkan kerja sama dengan Pemkot Medan dan Pemkot Batam.
"Kalau mereka (Medan dan Batam) bersedia, dan kita diajak untuk kerja sama, pasti kita akan lakukan. Karena memang, kita mempunyai program untuk memberikan layanan di setiap kota yang kita layani," ungkap Edward.
Di Kota Bogor, First Media memberikan 22.000 layanan sambungan home passed bagi 6.000 pelanggan.
Hak Mendapatkan Informasi
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan kerja sama layanan Televisi Balai Kota Bogor ini merupakan suatu bentuk pemenuhan hak kepada warga atas informasi yang benar dan akurat. Kehadiran Channel Balai Kota Bogor dinilai bisa mengimbangi kehausan informasi warga Kota Bogor.
"Saya sangat antusias, bahwa saat ini penting bagi pemerintahan daerah/kota untuk bisa mengimbangi hausnya informasi dari warganya. Jadi, warga itu perlu dipenuhi haknya untuk mendapat informasi, secara up to date dan akurat. Selama ini memang kita fokus kepada media mainstream, media cetak, dan elektronik. Tetapi ada keterbatasan ruang. Dengan perjanjian ini, kita memegang kendali penuh atas seluruh kontennya," ungkap Bima.
Bima pun berjanji akan membentuk tim humas (hubungan masyarakat) Kota Bogor yang profesional dan berkualitas, sehingga bisa menghasilkan tayangan yang berkualitas.
"Saya ingin betul kreatif dan inspiratif, sehingga warga bisa menjadikan Channel Balai Kota Bogor ini sebagai channel favorit mereka, yang tidak bisa didapatkan dari televisi lain," jelas Bima.
Bima juga mengungkapkan Balai Kota Bogor Channel akan menghadirkan program-program menarik bagi warganya. Bahkan, dia menginginkan agar warga bisa berbicara secara langsung melalui channel serta bisa mengkritisi secara langsung, tanpa disensor.
"Yang paling penting, media ini harus menjadi kanal bagi warga untuk bisa bicara. Saya ingin sekali mempunyai program khusus, yang mana warga bisa bicara agar bisa mengkritisi dan menyampaikan aspirasi, tanpa disensor," terang Bima.
Tak hanya itu, Bima juga berjanji akan menyiarkan seluruh aktivitas Pemerintahan Kota Bogor selama 24 jam. Misalnya di sektor transportasi, mengatasi persoalan sampah, serta mempercantik kota yang melibatkan warga.
"Sekarang tingkat kepedulian warga terhadap Kota Bogor itu tinggi. Bagaimana kita memberikan inspirasi untuk membuat hal-hal yang positif. Jadi channel ini harus bisa menginspirasi, bukan hanya sekadar memberi informasi," tutup Bima.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




