Charta Politika: Warga Puas Kinerja Ahok-Djarot

Selasa, 29 November 2016 | 18:34 WIB
LT
JS
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: JAS
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) didampingi calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat dan tim pemenangannya memberikan keterangan terkait penetapan Ahok sebagai tersangka di Rumah Lembang, Jakarta, 16 November 2016.
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) didampingi calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat dan tim pemenangannya memberikan keterangan terkait penetapan Ahok sebagai tersangka di Rumah Lembang, Jakarta, 16 November 2016. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Lembaga Survei Charta Politika Indonesia menyatakan warga Jakarta mengaku puas dengan kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di bawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Charta Politika Indonesia mengadakan survei pada 17-24 November 2016 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Dengan jumlah sampel sebanyak 733 responden dari 800 responden yang direncanakan.

Responden tersebar di lima wilayah kota administrasi dan satu kabupaten. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat dengan margin error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yanuarto Wijaya mengatakan dalam survei yang dilakukan, pihaknya menemukan beberapa temuan yang menarik.

"Salah satu di antaranya, sebanyak 63,3 persen masyarakat mengaku puas terhadap kinerja Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Ahok dan Djarot," kata Yanuarto di kantor Charta Politika Indonesia, Jalan Sanggiri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (29/11).

Yang menyatakan sangat puas terhadap kinerja Ahok dan Djarot ada sebanyak 9,3 persen. Sedangkan ada sebanyak 28,5 persen mengatakan kurang puas dan 5,5 persen menyatakan sangat tidak puas,

"Artinya ada warga Jakarta yang menyatakan tidak puas dengan kinerja Ahok dan Djarot sebanyak 34 persen," ujarnya.

Program yang paling dinyatakan berhasil dan membuat tingkat kepuasan warga tinggi ada pada program pelayanan kantor pemerintahan di kelurahan dan kecamatan sebanyak 60,6 persen menyatakan puas dan Kartu Jakarta Sehat yang mencapai kepuasan sebanyak 59,34 persen.

Sedangkan Program Kartu Jakarta Pintar ada sebanyak 54 persen warga menyatakannya puas. Begitu pula dengan pelayanan di puskesmas dan rumah sakit, tingkat kepuasan mencapai 52,3 persen.

Lalu ada dua program yang dinilai warga masih belum memuaskan yakni kemacetan dan lapangan kerja. Dalam program penanganan kemacetan, warga yang menyatakan tidak puas sebanyak 35,9 persen dan penyediaan lapangan kerja sebanyak 31,9 persen.

"Dengan angka kepuasan 63,3 persen ini, tingkat kepuasan terhadap incumbent sudah cukup baiklah meski belum sangat memuaskan. Karena angkanya masih di bawah 70 persen," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon