Peserta Aksi Mendapat Sarapan dan Sajadah Gratis

Jumat, 2 Desember 2016 | 07:38 WIB
B
JS
Penulis: BeritaSatu | Editor: JAS
Suasana di sekitar Monas menjelang digelarnya Aksi Super Damai 2 Desember, Jumat pagi, 2 Desember 2016.
Suasana di sekitar Monas menjelang digelarnya Aksi Super Damai 2 Desember, Jumat pagi, 2 Desember 2016. (Istimewa)

Jakarta - Rombongan peserta Doa Bersama Bela Islam III 212 atau Aksi Super Damai 2 Desember yang baru berdatangan di Lapangan Monas Jakarta, Jumat (2/12) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, disambut dengan pembagian sajadah dan sarapan gratis berupa roti, kue, dan air mineral.

Di depan gerbang pintu masuk Monas dekat Patung Kuda, sejumlah ibu-ibu berpakaian Muslimah tampak dengan antusias membagi-bagikan sajadah kepada para peserta doa bersama yang terlihat terus berdatangan dari berbagai penjuru.

"Silakan Pak, sajadah gratis untuk Salat Jumat nanti," kata seorang ibu yang dengan ramah memberikan sebuah sajadah kepada peserta yang baru datang.

Tidak hanya sajadah gratis, para peserta doa bersama juga disambut dengan suguhan sarapan gratis dari sejumlah relawan baik yang berasal dari ormas maupun donatur perorangan. Sarapan gratis itu berupa roti, kue, kurma, nasi uduk, dan air mineral.

"Alhamdulillah, tadi saya berangkat setelah Salat Subuh, jadi belum sempat sarapan," kata Muhammad Syukri, salah seorang peserta doa bersama asal Kota Depok.

Di sisi lainnya, sejumlah relawan juga terlihat membagikan handuk kecil kepada para peserta doa bersama.

Selain pembagian sajadah, handuk kecil dan sarapan gratis, di sekitar pintu masuk Monas, juga terlihat banyak pedagang makanan dan minuman, bahkan ada juga penjual pakaian, peci, tasbih, parfum, dan lain-lain.

Suasana di sekitar Monas, Senin pagi itu tampak sangat ramai, dipenuhi ribuan peserta doa bersama yang terus berdatangan.

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Ustaz Yusuf Mansur yang berada di lokasi menyatakan jamaah pondok pesantren yang dipimpinnya membagikan sebanyak 10 ribu sajadah gratis kepada para peserta doa bersama.

"Selain dari pondok, ini juga sumbangan dari para donatur untuk peserta yang mungkin tidak membawa sajadah," katanya.

Selain itu, katanya, pihaknya juga menyiapkan sejumlah mobil ambulans dan sekitar 200 orang "pasukan" pembersih sampah.

Ustaz Yusuf Mansur menyatakan, umat Islam yang tidak bisa hadir dalam acara itu banyak yang memberikan sumbangan apa pun untuk aksi ini. "Kita doakan semoga rizkinya dibukakan oleh Allah dan diganti di hari yang lain," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon