Hadir di Monas, Jokowi Dinilai Kuasai Panggung

Sabtu, 3 Desember 2016 | 12:07 WIB
YP
WP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WBP
Jokowi dan JK melaksanakan salat Jumat di Monas, Jumat 2 Desember 2016.
Jokowi dan JK melaksanakan salat Jumat di Monas, Jumat 2 Desember 2016. (Istimewa)

Jakarta - Direktur Eksekutif Indobarometer Muhammad Qodari mengapresiasi kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan sholat bersama dengan peserta aksi super damai Bela Islam Jilid III di lapangan Monas pada 2 Desember.

"Kita apresiasi kehadiran Jokowi di acara berdoa bersama di Monas. Kehadiran Jokowi menggagalkan tesis bahwa aksi 2/12 merupakan bagian upaya menggulingkan atau menjatuhkan Jokowi. Kehadiran Jokowi justru menjadi pusat perhatian dan kuasai panggung," ujar Qodari di Jakarta, Sabtu (3/12).

Qodari berharap dengan doa bersama dan kehadiran Presiden Jokowi, maka kasus Ahok harus memasuki babak baru penegakkan hukum. Kasus Ahok, kata dia, harus lepas dari persoalan politik karena rakyat dan pemerintah sudah mempercayakan kepada hukum.

"Karena negara hukum, maka kita serahkan kasus Ahok pada hukum dan rakyat tinggal mengawalnya. Jangan sampai dipolitisasi hingga ada upaya-upaya menggulingkan pemerintahan yang sah," tandas dia.

Qodari tak menampik bahwa kemungkinan ada tuntutan lebih besar dari peserta aksi kepada Jokowi terkait kasus Ahok. Namun, dia berharap, tuntutan yang lebih besar itu harus diukur berdasarkan hukum yang berlaku.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon