Terkait Penyerangan Anak
Masyarakat Sabu Raijua Diminta Tidak Terprovokasi
Kamis, 15 Desember 2016 | 22:56 WIB
Jakarta - Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (FP NTT) Jakarta mengecam keras aksi penyerangan membabi buta yang dilakukan seorang pemuda terhadap 8 murid kelas V dan kelas VI SD Negeri Sabu Bara, Sabu Raijua, Selasa (13/12) pagi. FP NTT juga menyatakan rasa keperihatinan yang mendalam terhadap anak sekolah yang menjadi korban dalam aksi penyerangan itu.
"FP NTT-Jakarta mengecam keras tindakan penyerangan yang dilakukan pelaku, karena telah mengganggu keharmonisan, rasa persaudaraan, dan kedamaian di kabupaten Sabu Raijua," ujar Ketua Umum Forum Pemuda NTT-Jakarta, Yohanes Hiba Ndale di Jakarta, Kamis (15/12).
Yohanes mengatakan, pihaknya merasa prihatin terhadap aksi main hakim sendiri yang dilakukan masyarakat Sabu meskipun tidakan ini sebagai bentuk luapan emosional terhadap pelaku namun aksi main hakim sendiri ini sangat tidak dibenarkan.
"Kita juga meminta aparat kepolisian untuk menelusuri dan menginvestigasi secara profesional latar belakang aksi penyerangan ini sehingga dapat memberikan kepastian informasi bagi masyarakat luas demi menghindari beragam interpretasi publik," tandas dia.
FP NTT Jakarta, kata Yohanes, meminta masyarakat luas khususnya masyarakat Sabu Raijua dan NTT umumnya untuk tetap menahan diri serta tidak terpengaruh dengan ragam informasi atau isu-isu yang menyesatkan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memecah belah kerukunan, keamanan dan kenyamanan masyarakat Sabu Raijua.
Sementara itu, Juru Bicara FP NTT Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe, mengatakan, masyarakat NTT selama ini hidup damai satu sama lain.
"Situasi tersebut, tidak boleh digembosi oleh pihak-pihak yang ingin merusak suasana harmonis di tengah masyarakat," kata Maksimus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




