Harga Semen di Papua Bakal Turun
Jumat, 23 Desember 2016 | 12:45 WIB
Padang - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang alias Oso percaya harga semen di wilayah Provinsi Papua akan segera turun. Meskipun penurunan harganya tidak serta merta seperti di wilayah Jawa, hingga mencapai sebesar Rp 60.000/sak. Namun masyarakat Papua akan segera menikmati harga baru, dan tidak semahal saat ini, mencapai Rp 800 ribu-Rp 1 juta/sak.
Keyakinan itu disampaikan Oso usai membuka sosialisasi Empat Pilar MPR, di Padang, Sumatera Barat, Kamis (22/12) malam. Ia sampaikan pernyataan itu menjawab pertanyaan wartawan terkait rencana Presiden Jokowi yang akan menekan harga semen di Papua agar sama seperti di daerah Jawa.
"Tingginya harga semen di Papua disebabkan persoalan infrastruktur yang memang sangat sulit. Akibatnya masyarakat hanya bisa mendapatkan semen, jika berani menebus dengan harga tinggi," kata Oso.
Saat ini, kata dia, pemerintah tengah membangun infrastruktur jalan di Papua. Diharapkan proyek pembangunan jalan itu bisa segera selesai. Sehingga membantu proses perdagangan semen. Dan semen bisa sampai ditangan masyarakat dengan harga yang lebih murah dibanding saat ini.
"Akan lebih murah lagi kalau disana ada pabrik semen seperti di Papua Barat. Jadi rahasia menurunkan harga semen adalah keberadaan pabrik semen dan sarana jalan yang memadai," pungkas Ketum Partai Hanura ini.
Sebelumnya, saat meresmikan gedung sekretariat DPP Partai Hanura pada Rabu (21/12), Presiden Joko Widodo berkeinginan menekan harga semen di papua, agar sama seperti daerah lain. Saat itu Presiden yakin, rencana tersebut akan berhasil, sebagaimana keberhasilan pemerintah menekan harga BBM di Papua, sehingga sama seperti di wilayah lainnya di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




