Bupati Banyuwangi: Green Airport Jadi Daya Tarik Wisatawan
Sabtu, 31 Desember 2016 | 12:42 WIB
Banyuwangi - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, pembangunan green airport sengaja dilakukan oleh pihaknya sebagai salah satu upaya menarik wisatawan. Terlebih, terminal baru Bandara Blimbingsari merupakan terminal bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia. Terminal tersebut kini tengah memasuki finalisasi akhir sebelum diresmikan awal 2017.
"Bandara yang unik akan menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi daerah kami," jelas Anas, saat mendampingi kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Sabtu (31/12).
Baca Juga: Garap Bandara sebagai Ikon Wisata, Menhub Apresiasi Pemkab Banyuwangi
Anas menceritakan pengalamannya ketika mencari ide untuk memulai pengembangan bandara. Dirinya bertemu dengan sejumlah eksekutif muda yang bisnisnya baru beranjak tumbuh. Mereka menyarankan untuk membangun bandara penuh kaca, sehingga tampak modern.
Namun, lanjut dia, saat bertemu dengan pengusaha senior papan atas, Anas malah disarankan untuk membangun bandara yang berkarakter lokal, hijau, dan tidak mewah dengan kayu-kayu bekas.
"Saya pikir betul juga saran orang-orang senior yang sudah menjelajahi dunia. Mereka bilang, dari Amerika sampai Bali, bandaranya penuh kaca. Kalau mau bersaing, jelas Banyuwangi akan kalah. Makanya kita bikin yang sederhana tapi pesannya kuat dengan arsitektur yang unik dan hijau," kata Anas.
Bandara Blimbingsari Banyuwangi kini memang mempunyai terminal baru dengan arsitektur hijau yang unik dan bernuansa etnik. Terminal berkapasitas 250.000 penumpang per tahun ini diharapkan menjadi ikon baru yang mendukung pariwisata.
Selain tampil dengan arsitektur penuh estetika, terminal ini mengedepankan penghematan energi dengan pendekatan konsep rumah tropis yang mengutamakan penghawaan udara alami alias tanpa air conditioner (AC), namun tetap sejuk dengan penanaman berbagai jenis tanaman dan konservasi air.
Desain interior terminal juga dikonsep minim sekat untuk menggaransi kelancaran sirkulasi udara dan sinar matahari. Di dalam terminal juga terdapat kolam-kolam ikan yang berfungsi mengurangi tekanan udara, sehingga suhu ruang tetap sejuk.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




