Kemperin Siapkan IKM Masuk E-Commerce
Jumat, 27 Januari 2017 | 19:37 WIB
Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, menegaskan, pihaknya akan ikut serta mempersiapkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia agar siap masuk dalam e-commerce, di antaranya dalam aspek peningkatan kualitas produk, efisiensi biaya, serta percepatan dan keamanan pengiriman.
Salah satu yang saat ini dikembangkan Kementerian Perindustrian (Kemperin) adalah program e-Smart IKM, yang pada intinya merupakan sistem database IKM yang tersaji dalam bentuk profil industri, sentra, dan produk yang nantinya diintegrasikan dengan berbagai marketplace yang sudah ada.
"e-Smart IKM memberikan manfaat perluasan pasar bagi IKM melalui promosi online, efektivas dan efisiensi biaya promosi dan pemasaran, juga mendapatkan program-program pembinaan dari pemerintah," ujar Airlangga Hartarto di acara penandatanganan nota kesepahaman bersama Kominfo mengenai pengembangan sektor industri melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, di Jakarta, Jumat (27/1).
Komoditas unggulan yang akan dikembangkan pemasarannya melalui e-commerce dalam program ini yaitu kosmetik, fashion, makanan, minuman, kerajinan, perhiasan, furnitur, herbal, dan produk logam. Menperin mengatakan ke depannya semua komoditi juga akan didorong untuk masuk dalam program ini.
"Untuk marketplace, e-Smart IKM bisa memberikan keuntungan, antara lain kualitas barang yang terjamin, harga lebih bersaing karena barang langsung dari produsen, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan nilai transaksi di marketplace tersebut," tambah Menperin.
Dengan didukung oleh marketplace, lanjut Menperin, e-Smart IKM diharapkan dapat menjadi stimulus, sehingga pasar perdagangan online akan dibanjiri oleh produk-produk asli Indonesia yang berkualitas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




