SPARKS Fashion Academy Gelar Pagelaran Busana

Senin, 30 Januari 2017 | 16:04 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Emporium Mall Pluit menggelar Musical Fashion Show bertema Glamorous 20 hingga 29 Januari 2017.
Emporium Mall Pluit menggelar Musical Fashion Show bertema Glamorous 20 hingga 29 Januari 2017.

Jakarta -Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke-8 sekaligus perayaan Tahun Baru Imlek, Emporium Mall Pluit kembali mengulang kemeriahan ikonik eventnya yakni pagelaran Musical Fashion Show bertema Glamorous.

Penampilan peragaan busana dari berbagai perancang mode muda hingga papan atas, salah satunya Ivan Gunawan yang berkolaborasi dengan penampilan musikal dari penyanyi internasional Christian Bautista.

Acara yang berlangsung pada tanggal 20 hingga 29 Januari 2017 tersebut sangat menarik perhatian pengunjung Mall yang berada di kawasan Pluit tersebut.

Penampilan yang tak kalah menarik adalah karya para designer muda siswa dan alumni SPARKS Fashion Academy. Dalam dua hari berturut-turut yaitu 21-22 Januari 2017, SPARKS menampilkan rancangan busana dengan mengusung dua tema yakni Shanghai Moon dan Contessa.

Koleksi Shanghai Moon ditampilkan sebanyak 35 koleksi oleh Sevi Irawan, Zacky Kiki, Berto Joshua dan Ditya Metharani. Mereka adalah designer muda yang sudah mengembangkan label dan tergabung dalam butik DotsBox.

Sedangkan, koleksi Contessa ditampilkan oleh siswa SPARKS sebagai project akhirnya, yaitu karya busana yang terinspirasi dari gaya wanita di era 1920-an dengan kesan glamour dan modern namun diberi sentuhan tradisional busana china. Mereka adalah Desyheila Wiguna, Aquila, Bianca Carmelita, Anne Safitri, Satia RG, Rizky Rachmad dan Amelia.

CEO SPARKS, Floery Dwi Mustika mengatakan, "Sangat penting memberikan pengalaman-pengalaman di luar kelas kepada siswa untuk melihat realita dunia fashion. Ajang peragaan busana sebagai salah satu pengalaman yang akan menambah kepercayaan diri siswa untuk terjun dalam industri fashion".

SPARKS juga memberikan pemahaman kepada siswa bahwa busana mereka tidak hanya cantik untuk dipertontonkan saja, namun juga harus dapat dijual. "At the end, fashion harus menjadi bisnis", tambah Floery.

Hal ini sinergi dengan program yang dijalankan oleh SPARKS. Tidak hanya program kreatif mode saja yang ditawarkan agar rancangan siswa memiliki keunikan, namun akademi ini juga melengkapi kebutuhan siswanya dengan keahlian bisnis melalui program Fashion Business. Seperti pada event Emporium Mall Pluit ini, karya busana yang sudah dipamerkan dapat langsung dibeli oleh pengunjung di bazaar.

"Turning Fashion Into Business" menjadi sebuah slogan yang sangat tepat untuk SPARKS dalam mempersiapkan para fashion designer muda untuk ikut berkontribusi dalam kemajuan ekonomi kreatif bangsa ini.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon