Abe: Hubungan Ekonomi dengan AS Win-win

Minggu, 12 Februari 2017 | 09:52 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Shinzo Abe.
Shinzo Abe. (AFP)

WASHINGTON – Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe mengatakan ingin membangun hubungan yang dilandasi saling percaya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia juga menekankan bahwa hubungan ekonomi dan perdagangan antara Jepang dan AS adalah win-win.

Hubungan AS-Jepang menegang antara lain setelah Trump menarik negaranya dari kesepakatan perdagangan bebas Trans-Pacific Partnership (TPP). Abe mengatakan, pertemuannya dengan Trump di Washington, Jumat (10/2) sangat tepat.

"Saya sangat ingin membangun hubungan saling percaya di tingkat tertinggi dari lawatan ke AS dan untuk menunjukkan kepada rakyat kami maupun dunia bahwa aliansi antara Jepang dan AS tak tergoyahkan," tutur Abe.

Abe membuka lawatan dua hari ke AS dengan pertemuan bersama para pemimpin bisnis AS. Ia menggarisbawahi ratusan ribu lapangan kerja yang sudah diciptakan lewat investasi besar-besaran Jepang selama ini di AS.

"Sebagian besar mobil terjangkau yang dijual Toyota dan Honda diproduksi di pabrik-pabrik AS oleh para pekerja AS. Investasi perusahaan-perusahaan Jepang di AS mencapai total US$ 411 miliar dan menciptakan 840.000 lapangan kerja," tandas Abe.

Di Jepang, tambah dia, tidak ada yang mengeluh bahwa lapangan kerjanya diambil oleh orang AS. Karena, ujar Abe, orang Jepang juga mendapatkan manfaat bisnisnya. "Ini sebuah hubungan yang betul-betul win-win," kata Abe.

Komentar itu merujuk pada serangan-serangan Trump terhadap perusahaan-perusahaan AS yang mengalihkan lapangan kerja ke luar negeri. Abe mengingatkan agar kedua negara tidak lagi terlibat dalam hubungan antagonistik pada 1990-an, ketika terlibat dalam sengketa dagang soal impor otomotif.

"Kedua negara ketika itu terjebak dalam pola pikir zero-sum game, yang mana satu negara menang dan yang lainnya kalah. Lewat berbagai konsultasi, akhirnya tercipta jalan menuju positive-sum game," ujar dia.

Kalangan ekonom kerap menuding Trump melihat hubungan dagang secara kuno. Trump melihat lapangan kerja yang hilang atau impor barang ke AS merugikan perekonomian AS. Abe mengakui perdagangan global masih menyimpan banyak persoalan. Perdagangan, kata dia, sekarang tumbuh lebih lambat dibandingkan perekonomian. Abe menyebut kelebihan pasokan baja yang membuat harganya jatuh dan lemahya perlindungan terhadap kekayaan intelektual dapat menghambat inovasi. (afp/sn)



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon