Pengamat: Waspadai Lembaga Survei yang Baru Muncul
Rabu, 15 Februari 2017 | 13:34 WIB
Jakarta - Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 diyakini berjalan dengan aman dan damai. Meski demikian, semua pihak diminta untuk tetap waspada terhadap propaganda pasangan calon (paslon) dan permainan lembaga-lembaga survei yang baru muncul menjelang pilkada.
Hal itu dikatakan pengamat intelijen Susaningtyas NH Kertopati di Jakarta, Rabu (15/2). "Pilkada serentak yang hari ini tengah berlangsung, pelaksanaannya diramalkan damai dan aman. Tetapi, kita harus mewaspadai adanya propaganda yang dimainkan tim sukses paslon dan permainan penghitungan statistik dari lembaga survei baru, terutama yang marak muncul pada musim pilkada," ujar pengamat yang akrab disapa Nuning itu.
Dikatakan, publik harus berhati-hati dan cermat dalam membaca hasil survei lembaga-lembaga itu. "Margin of error setiap hasil survei harus dibaca dengan hati-hati dan seksama. Juga metodenya," ujarnya.
Selain itu, mantan anggota Komisi I DPR itu juga mengimbau warga dan aparat keamanan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi ancaman keamanan setelah penghitungan suara. "Adanya ancaman dan gangguan keamanan harus diantisipasi. Pada saat penghitungan suara nanti sangat mungkin terjadi gangguan keamanan secara fisik," tuturnya.
Sejumlah kalangan juga mengingatkan aparat untuk mewaspadai gangguan keamanan selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2017, meski sebelumnya dilaporkan aman dan damai. Daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah pilkada di Aceh, karena potensi gangguan fisik sangat mungkin terjadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




