Pintu Masuk ke Joglosemar Bertambah
Kamis, 23 Februari 2017 | 16:33 WIB
Solo - Akses menuju destinasi Joglosemar (Yogyakarta, Solo, Semarang) dengan ikon Borobudur makin terbuka. Ini setelah Lion Air, pada Rabu (22/2) membuka rute baru penerbangan Solo-Kuala Lumpur, 7 kali seminggu.
"Terima kasih Lion Air, telah membuka jalur penerbangan ke Solo. Itu akan menambah pintu masuk ke Joglosemar," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.
Menpar menyebut, Solo akan dijadikan hub selatan bagi Lion. Bandara Adi Soemarmo memang masih terbuka lebar, baru terisi 40% saja. Sedangkan Bandara Adi Sucipto Jogja sudah overload. "Karena itu Solo berpotensi besar, karena masih terbuka lebar," ungkap Arief Yahya.
Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu, yang mewakili Kempar mengatakan, ini adalah keputusan yang menggembirakan bagi industri pariwisata. Sebab, dengan dibukanya penerbangan tersebut, maka akses penerbangan untuk destinasi yang ada di Yogyakarta, Solo dan Semarang atau biasa disebut dengan Joglosemar pun akan terbuka.
Apalagi, di dalam rentetan destinasi Joglosemar ada Candi Borobudur yang ditetapkan sebagai salah satu destinasi prioritas oleh Presiden Joko Widodo. Vinsensius mengatakan, maskapai Lion Air membuka penerbangan langsung rute Solo-Kuala Lumpur, Malaysia dan mulai beroperasi pada Rabu (22/2). Dengan adanya pembukaan rute penerbangan baru dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, menuju Kuala Lumpur, pihak Lion Air akan memberikan pelayanan baru kepada masyarakat Solo dan Jawa Tengah pada umumnya untuk melakukan penerbangan ke Malaysia.
"Penerbangan dengan rute tersebut mulai beroperasi pada hari ini, Rabu (22/2). Untuk jadwal penerbangan Solo-Kuala Lumpur pada pukul 10.40 WIB. Sedangkan tujuan Kuala Lumpur-Solo dilayani pukul 14.50 waktu setempat. Penerbangan dilayani setiap hari, ini akan menambah pintu masuk untuk destinasi kita," katanya.
Pembukaan rute internasional dari Solo merupakan pengembangan jaringan konektivitas Lion Air di Solo yang menjadikan Bandara Adi Soemarmo sebagai bandara penghubung yang telah diresmikan oleh Menhub Budi Karya pada Oktober tahun lalu.
"Dijadikannya bandara Solo menjadi hub maka penumpang seperti dari Balikpapan, Lombok, Banjarmasin, yang akan ke Kuala Lumpur bisa melalui Solo. Jadi ketika wisatawan ke Solo, ia akan punya banyak pilihan ke destinasi lain," ujarnya.
Managing Director Lion Air, Capt Daniel Putut mengatakan dengan adanya penerbangan baru ini maka juga bisa mengurangi ketergantungan terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang ada di Jakarta."Kami berharap dengan adanya akses penerbangan Solo-Kuala Lumpu maupun sebaliknya dapat menunjang dan membantu masyarakat bepergian untuk tujuan wisata maupun kepentingan bisnis," harapnya.
Daniel mengungkapkan Lion Air Grup juga memiliki maskapai Malindo Air yang beroperasi di Malaysia. Dengan pembukaan rute baru tersebut diharapkan masyarakat bisa melanjutkan penerbangan internasionalnya ke sejumlah negara.
"Untuk melanjutkan penerbangan internasional dari Kuala Lumpur bisa menuju ke Singapura, Sri Lanka, Nepal, India, Bangladesh, Australia, Thailand, Taiwan, Vietnam, Tiongkok dan India," ungkapnya.
Sementara itu, ucap dia, pembukaan rute itu juga akan ikut memancing wisatawan dari luar negeri untuk berkunjung ke Solo dan Jawa Tengah pada umumnya. Pasalnya, Solo memiliki pesona wisata budaya Indonesia. Dengan demikian, tentunya akan berpotensi untuk mendatangkan wisatawan ke Solo melalui Kuala Lumpur.
"Dengan adanya penerbangan internasional ini, kami sangat berharap bisa meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara bisa masuk ke Solo dan Jawa Tengah, yang biasanya juga disebut oleh Kemenpar dengan Joglosemar," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




