Warga Sekitar Sungai Cimanuk Khawatirkan Banjir
Rabu, 1 Maret 2017 | 16:14 WIB
Bandung - Warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami kekhawatiran terhadap ancaman bahaya bencana banjir bandang pada musim hujan.
"Waktu malam (Selasa) warga takut hingga akhirnya mengungsi karena air Sungai Cimanuk meluap," kata Fachrul tokoh pemuda Kampung Paris, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Rabu (1/3).
Ia menuturkan, Kampung Paris merupakan salah satu daerah yang dekat dengan aliran Sungai Cimanuk, bahkan termasuk daerah terdampak besar saat banjir bandang, 20 September 2016.
Menurut dia, bencana banjir bandang Sungai Cimanuk masih mengancam warga, apalagi ketika turun hujan deras.
"Baru akhir-akhir ini Garut curah hujannya tinggi dan mengakibatkan banjir," katanya.
Ia mengungkapkan, luapan Sungai Cimanuk kembali terjadi dan menggenangi sebagian jalan gang pemukiman penduduk di Kampung Paris.
Banjir setinggi lutut orang dewasa itu, kata dia, membuat warga mengungsi ke dataran lebih tinggi dan bangunan masjid.
"Sekarang sudah surut, sudah kembali ke rumahnya masing-masing," katanya.
Ia berharap, pemerintah segera mengatasi ancaman banjir luapan Sungai Cimanuk agar warga tenang menjalani kehidupannya sehari-hari.
"Harapan warga pemerintah harus cepat tanggap dalam menyikapi persoalan banjir," katanya.
Ia menambahkan, upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya banjir dapat dilakukan dengan menjaga lingkungan, terutama hutan sebagai kawasan resapan air.
Menurut dia, selama ini terdapat kawasan hutan atau di dataran tinggi dijadikan bangunan untuk objek wisata, bahkan gunung dikikis oleh aktivitas penambangan.
"Harus dikembalikan hutan-hutan produktif sesuai fungsinya, karena di beberapa daerah itu menjadi salah satu faktor terjadinya banjir," kata Fachrul.
Warga Garut lainnya, Agus mengatakan beberapa hari kebelakang sejumlah daerah di Garut dilanda banjir sesaat setelah turun hujan deras.
Ia berharap adanya keseriusan pemerintah dalam mengelola lingkungan, dan mengantisipasi berbagai ancaman bencana alam.
"Jangan sampai Garut ini dirusak lingkungannya, pemerintah harus melakukan antisipasi," kata Agus warga Tarogong Kidul.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




